RUPAT, PESISIRNEWS.com – Warga miskin Rupat ,kabupaten Bengkalis mulai mencairkan dana kompensasi pengurangan subsidi BBM di Kantor Pos setempat, Minggu (7/12/2014). Setidaknya ada 2399 warga Rupat yang tercatat berhak menerima pencairan dana kompensasi BBM sesuai pendataan 2011 lalu.Pantauan pesisirnews minggu (7/12) di lokasi Kantor Pos Batupanjang Rupat, antrian sudah mulai terjadi untuk mencairkan dana kompensasi BBM. Mereka berduyun duyun mengendarai kendaraan roda dua sembari menenteng ponsel bermerk terkenal seharusnya memberikan ke warga yang benar - benar memerlukan dan ini sebaliknya dengan bangga ikut dalam antrian budaya malu mulai pudar di masyarakat.Disamping itu ada berapa diantara mereka terdapat anak muda yang mengenakan HP cukup mahal. Namun ada juga warga yang datang harus kecewa karena tidak memiliki kartu kuning KPS.“Kalau ngak ada kartu kuning (KPS) itu ngak bisa dapat harus ada,” kata seorang warga.asal Desa kampung aman Tampak hadir sekcam Rupat Fahrizal,SSTP. Yang langsung menbantu pihak kantor pos dalam proses pemangilan antrian pengambilan dana BBM, saat dikomfirmasi oleh media,ia meragukan akurasi ketepatan penerima dana kompensasi bagi warga miskin setempat. Saat pemerintah pusat mempergunakan data lama, menurutnya ada setidaknya beberapa warga saja yang berhak menerima dana kompensasi.“Kedepan Ini perlu kita evaluasi lagi agar data benar-benar valid dan tidak salah sasaran,” ujarnya.Namun demikian, fahrizal menilai proses pencairan dana kompensasi BBM ini berlangsung aman dan tertib. Petugas mampu memberikan pelayanan secara cepat dan maksimal.Kepala Kantor Pos Indonesia Cabang Batupanjang , Juhardina l saat ditanya media ;menyatakan siap mengemban tugas dalam mencairkan dana kompensasi BBM ini. Dia akan mencairkan dana jaring pengaman kenaikan BBM ini sesuai data sudah ditentukan pemerintah pusat.“Kita hanya menyalurkan berdasarkan data dari pusat. Kalau ada dari mereka yang tidak terdaftar kami tidak bisa. Memang datanya tahun 2011,” paparnya.(Budi)