Kunjungi Stasiun Riset Bioethanol

Profesor Masao Ukita Puji Langkah Balitbang Bengkalis

- Minggu, 26 Oktober 2014 23:22 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir102014/1414340815_Guru-Besar-Jepang-Puji-Langkah-Balitbang-Bengkalis-.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Kepala Balitbang Dr Sopyan Hadi menujukkan bahan baku nipah yang diolah menjadi bioethanol kepada guru besar jepang

BENGKALIS, PESISIRNEWS.com -Beberapa waktu lalu, tim dari Jepang yang diketuai Profesor Masao Ukita dari Yamaguchi University mengunjungi Stasiun Riset Bioethanol Balitbang Bengkalis. Dalam kunjunganya, guru besar universitas terkenal di Jepang ini memilki ketertarikan terhadap pengembangan energi baru terbarukan bahan bakar bioethanol nipah oleh Balitbang Bengkalis.

Hal ini terlihat dari antusiasnya para tamu-tamu dari Jepang untuk melihat langsung potensi hutan mangrove dan proses produksi  di Stasiun Riset Bioethanol di Lubuk Muda Kecamatan Siak Kecil. Mereka cukup tertarik dengan usaha Balitbang Bengkalis yang sudah mulai secara bertahap melakukan riset dan pengembangan  bahan bakar non fosil seperti bioethanol dalam penghematan bahan bakar fosil yang lebih ramah lingkungan.

“Di Jepang sendiri, mereka belum memulai usaha pemanfaatan bioethanol dari bahan baku nipah,” ujar Kepala Balitbang Bengkalis Dr Sopyan Hadi SPi MT pada wartawan, Minggu (26/10/2014).

Menurut Sopyan yang ikut mendampingi romobongan dari Jepang dengan jumlah sekitar 10 orang tersebut, di Jepang tanaman energi seperti nipah menjadi keunikan tersendiri yang bisa tumbuh di tepi pantai. Keberadaan buah tanaman mangrove ini yang tidak memerlukan pemeliharaan dan pemupukan memilki manfaat  ganda untuk proteksi pantai serta juga manfaat energi baru terbaharukan.

“Apa yang kita lakukan mengundang decak kagum dari para tamu-tamu yang berasal dari perguruan tinggi di Jepang. Mereka  akan menjadikan hasil riset ini  sebagai  literatur ilmiah di Jepang yang bermanfaat untuk kemaslahatan umat manusia dan lingkungan di dunia, ”ujarnya.

Stasiun riset Bioethanol Balitbang Bengkalis walau masih sederhana, menurut Sopyan tidak hanya dikunjungi tamu-tamu dari Jepang, melainkan juga tamu-tamu dari beberapa daerah baik kepala daerah, mahasiswa, kelompok pengembangan teknologi desa dan lain-lain.  

“Secara bertahap tapi pasti kita akan bertekad agar stasiun riset bioethanol ini  dapat terus berkembang, ”ujar Sopyan lagi. (yee).


Tag:

Berita Terkait

Berita

Ironis, Siswa SDN 14 Bengkalis Belajar di Lantai

Berita

Musyawarah Anak Cabang ke IV PDIP Kecamatan Rupat Di Gelar

Berita

Tim Sepak Bola Jaya Mukti FC Tumbangkan Shinobi 77 FC Di Final Pemuda Cup II

Berita

Jalan Di Perbaiki, PT SRL Rupat Laksanakan CSR

Berita

Ketua ULP Bengkalis,Sevnur Lagi !!!

Berita

Ordis juara Trimukti cup VIII