BUKITKERIKIL, PESISIRNEWS.com - Para pekerja dari kontaraktor yang mematok tanah petani untuk jalan pemda di daerah RT 08 lama Bukit Kerikil dihentikan warga(petani). "Mengapa kalian patok patok tanah kami, kalian siapa" ujar seorang petani S (yang tidak mau disebutkan namanya) kepada para pekerja yang sedang mematok tanah kebunnya. Para petani bukit kerikil yang tanahnya dipatok sejak dua bulan terakhir ini semakin resah karena sudah pernah dilaporkan ke kantor desa bukit kerikil tapi tidak ada ditanggapi."Saya sudah pernah menyampaikan masalah patok patok ini ke kantor desa bukit kerikil tapi tidak ada tanggapan, heran saya dengan para aparat desa, tanah rakyat dipatok katanya buat jalan, tapi tidak pernah diberi penjelasan, tanah sejengkal apapun bagi kami para petani akan kami pertahankan sampai titik darah penghabisan" tolong jangan disebutkan nama saya pak, Ketidak berpihakan aparat desa dan keamanan terhadap warga sering membuat warga menderita terutama informasi dan bantuan ke warga tidak perna sampai. Ketika pesisir news menanyakan kepada Alfian salah satu pimpinan proyek jalan pemda (dosen di politeknik bengkalis) "Kami sudah pernah memberitahukan pihak kecamatan Bukit batu untuk mensosialisasikan masalah rencana jalan pemda ini, kok gak ada sosialisasi juga ya, kan kerja kami jadi terhambat" kata AlfianKepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bengkalis M. Nasir baru- baru ini perna mengatakan bahwa tidak ada ganti rugi terhadap tanaman atau lahan yang terkena proyek pembuatan bodi jalan Multi Year (MY) di Kecamatan Siak Kecil dan Bukit Batu."Bagi masyarakat yang terkena tanaman sawit atau lahannya tidak ada ganti rugi dan seharus masyarakat mendukung pembangunan infrastruktur ini agar daerah tersebut bisa maju," kata M. Nasir.Dengan dibukanya pembuatan jalan ini melalui proyek MY, yang menggunakan dana cukup besar, akan bisa berdampak nanti terhadap perkembangan terhadap desa yang dilalui pembangunannya. Terutama harga tanah pasti akan naik.Untuk itu M.Nasir berharap kepada masyarakat agar bisa memberikan dukungan terhadap Pemerintah daerah. Selain akses mudah juga akan meningkatkan perekonomian masyarakat dengan adanya pembangunan jalan melalui proyek MY ini.