BENGKALIS, PESISIRNEWS.com -Aksi mogok kerja bongkar muat barang dipelabuhan PT Meskom Agro Sarimas oleh Federasi Serikat Pekerja Tranportasi Indonesia (F-SPTI) desa Pangkalan Batang akhirnya direspon oleh pihak perusahaan.Dikatakan Frengky Pimpinan Lapangan PT MAS bahwa aksi mogok bongkar muat yang dilakukan oleh buruh FSPTI dipelabuhan perusahaan merupakan kesalah pahaman informasi yang diterima pihak buruh.Diakuinya, memang terjadi keterlambatan dalam pembayaran penagihan upah buruh SPTI disebabkan kendala administrasi yang terjadi perombakan di perusahaan.“Jadi bukan karena keuangan perusahaan kosong atau bagaimana, tetapi keterlambatan pembayaran upah terhadap SPTI disebabkan karena administasi yang dilakukan perombakan. dalam keterlambatan pembayaran ini pun tidak sampai 1 bulan seperti yang diinfomasikan, hanya beberapa hari saja, tanggal 31 kita tutup buku, tanggal 3, 4 sudah kita bayar. Karena tanggal 31 kemarin jatuh pada hari minggu, data input kita masuk sekitar tanggal 3, ini penyebab terjadi keterlambatan pembayaran,”paparnya, sabtu (6/9/2014).Disampaikan Frengky, terkait keterlambatan pembayaran upah, dalam waktu dekat pihak perusahaan akan melakukan pembayaran,“Secepatnya akan kita bayar, kemungkinan senin sudah kita bayar upah buruh SPTI itu,”pungkas Frengky.(Gus)