BENGKALIS,PESISIRNEWS.com -Rumah Makan (RM) Takana juo Bersama PHRI (persatuan hotel dan restoran indonesia) Kab Bengkalis menggelar makan siang bersama yang dihadiri Kapolres Bengkalis AKBP Andry Wibowo, Ketua kamar dagang dan Industri (Kadin) Bengkalis Masuri, SH serta pemuka masyarakat. acara makan siang bersama ini bertujuan untuk mengklarifikasi isu tidak benar yang mengatakan RM Takana Juo tersangkut kasus mutilasi di Kabupaten Siak berdasarkan berita dari media sosial (BBM) yang merugikan anggota PHRI ini, senin (1/9/2014) dijalan jendral sudirman.
RM Takana Juo yang terletak di 2 lokasi di Kecamatan Bengkalis yakni dijalan jendral sudirman dan jalan Hasanuddin baru- baru ini mengalami penurunan omset yang menurun sangat drastis hingga 20 persen disebabkan isu fitnah yang menerpa mereka.
Menurut Kapolres Bengkalis AKBP Andry Wibowo mengatakan isu tidak benar yang menerpa rumah makan ini merupakan Ghibah, Fitnah yang sengaja dibuat. karena tidak mungkin RM Takana Juo yang cukup lama berdiri dan memiliki banyak pelanggan tidak mungkin tidak memiliki mekanisme tempat pembelian bahan baku untuk langganannya.
"Dan secara logika saja, kejadian mutilasi yang baru- baru ini terungkap adalah kasus yang sudah cukup lama dan baru terungkap jika kita berfikir bersih, setiap daging itu memilki mekanismenya, 1 hari saja daging itu tidak diolah maka akan busuk. apalagi, letak antara siak dan Bengkalis itu sangat jauh, berkilo- kilo lewat darat dan laut. jadi, ini merupakan ghibah dan tidak benar sama sekali jika RM Takana juo menjual daging manusia, selaku Kapolres saya mencoba untuk melurus isu tidak benar ini bersama PHRI kab Bengkalis” ujarnya.
Kapolres dengan tegas, isu tidak benar yang beredar dikalangan masyarakat hendaknya harus di saring o masyarakat itu sendiri dan tidak diterima mentah- mentah.
“Mari kita hidup dengan pemikiran- pemikiran yang rasional, jangan membuat ghibah, menyebarkan isu yang tidak benar terus mempercayai isu- isu yang hanya bohong belaka. sebab, kedai makan merupakan kepentingan masyarakat, keperluan orang banyak. jadi saya tekankan, isu yang menyebutkan RM Takana Juo menjual daging manusia itu sama sekali tidak benar," papar Andry.
Sementara itu, Hermansyah pemilik RM Takana Juo Bengkalis mengatakan bahwa isu yang berkembang merupakan fitnah.
“Ini fitnah, sama sekali tidak benar jika kedai makan kami menjual daging manusia. Disebabkan karena isu ini, omset kami turun sangat drastis, jadi saya tekankan kepada masyarakat ini hanya fitnah," ungkap pemilik RM Takana juo. (yee)