BENGKALIS, PESISIRNEWS.com - Pemkab Bengkalis, Senin (18/8) kemarin menggelar dialog bersama para tokoh masyarakat, instansi pemerintah daerah dan pemuda guna guna menetapkan Hari Jadi Kabupaten Bengkalis. Dialog yang diikuti sekitar 70-an peserta tersebut dilaksanakan di gedung Daerah Datuk Laksamana Raja Dilaut, Bengkalis.Di hadapan para peserta dialog, Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh yang memimpin langsung dialog tersebut, mengharapkan agar melalui kegiatan tersebut muncul persamaan persepsi di kalangan tokoh masyarakat dan semua pihak mengenai penetapan Hari Jadi Kabupaten Bengkalis.Seperti diketahui, bahwa rancangan penetapan Hari Jadi Kabupaten Bengkalis ini sebelumnya telah disusun oleh Konsultan PT Quart Trust Pekanbaru dengan Tim Penyusun Akademik Prof. DR Samsul Nizar (Ketua STAI Al-Kautsar Bengkalis), Edi Purnomo MA (dosen STAI Bengkalis), DR. Elya Roza dan Indra SPd.I. Rancangan tersebut kemudian didiskusikan bersama melalui dialog yang digelar tersebut.Berdasarkan kesimpulan dari Tim Penyusun, jika Hari Jadi Kabupaten Bengkalis ditetapkan pada 17 Oktober 1945. Hal ini ditandai dengan pengibaran Bendera Merah Putih untuk pertama kalinya di Bengkalis dengan Inspektur Upacara saat itu dr. R. Soemito yang didampingi di kiri kanannya Dt. Ahmad (Wedana Bengkalis) dan I.G. Ismail (Kepala Polisi Bengkalis).Selain itu juga disarankan jika penetapan rancangan Hari Jadi Kabupaten Bengkalis ini segera diwujudkan dengan mengacu dasar ilmiah, tanpa mencederai data sejarah dan kontribusi yang telah diberikan oleh tokoh-tokoh yang ada. Termasuk juga disarankan untuk segera dibuat sebuah Peraturan Daerah (Perda) agar Rancangan Penetapan Hari Jadi Kabupaten Bengkalis ini memiliki legalitas, kepastian hukum dan pedoman yang jelas.(yee)