JAKARTA, PESISIRNEWS.com - Organisasi PERSAUDARAAN MITRA TANI INDONESIA (PETANI) yang konsentrasipada pertanian organik dengan mempraktekkan di basis basis taninya pola 4F (Food, Feed, Fertilizer, Fuel) mengkritik BABINSA dikerahkan untuk menjadi penyuluh pertanian. Berdasarkan release dari persaudaraan mitra tani indonesia (PETANI)yang di kirim ke pesisirnews.com antara lain:TNI Berpotensi Melanggar UU Jika Mencampuri Urusan Pertanian.Terkait dgn berita yg belakangan ini beredar tentang Babinsa / TNI mencampuri urusan pertanian dlm target swasembada pangan yg mana berita ini cukup membuat para petani resah, maka dgn ini kami Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persaudaraan Mitra Tani Indonesia (PETANI)menyatakan sikap sbb :1. Bahwa pemisahan secara tegas tugas Pertahanan antara TNI & lembaga lain sesuai dgn sifat ancamannya.2. Bahwa mengingat UUD 1945 Pasal 30, TAP MPR No VII/MPR/2000 Ttg peran TNI Polri, UU No.3 Thn 2002 Ttg Pertahanan Negara RI, serta UU No 34 thn 2004 ttg TNI.3. Berdasarkan pasal 7 ayat 2 dan 3 UU No.3 thn 2002, TNI adlh komponen utama menghadapi ancaman militer.4. Berdasarkan pasal 3 ayat 1 UU No.34 thn 2004, bahwa penggunaan kekuatan militer dibawah Presiden.5. Bahwa berdasarkan point 3 dan 4 diatas tdk pernah mengatur tugas TNI / Babinsa utk bisa dikerahkan menjadi penyuluh pertanian atas perintah Menteri Pertanian atau jabatan lain selain Presiden.6. Bahwa mengingat TNI adlh kekuatan utama menghadapi ancaman pertahanan negara baik bersenjata maupun tdk, mk TNI berpotensi melanggar UU jika menjd penyuluh pertanian atas perintah Menteri Pertanian, mengingat tugas TNI secara tegas tlh diatur dlm UU.7. Utk mencegah keresahan bg para petani & menghindari terjadinya pelanggaran UU olh Babinsa, mk kami memohon utk membatalkan rencana pelibatan TNI menjd penyuluh pertanian & fokus menghadapi ancaman pertahanan dr luar.Demikian sikap DPP Persaudaraan Mitra Tani Indonesia (PETANI) dlm menyikapi perkembangan berita pelibatan Babinsa dlm pertanian. Biarlah TNI fokus pd tugasnya sesuai UU & kami para PETANI fokus pd kegiatan bertani demi Kedaulatan Pangan menuju Swasembada Pangan spt target Presiden RI Joko Widodo.Bangga Jadi PETANIDPP PETANISatrio F. Damardjati, SP.Ketua Umum