JAKARTA, PESISIRSNEWS.com - Polri mengakui kesulitan mengidentifikasi 14 jenazah korban jatuhnya pesawat AirAsia QZ 8501. Kendati demikian tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur masih terus mengidentifikasinya. Sementara 34 jenazah lainnya telah berhasil diidentifikasi.Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Mabes Polri, Brigjen Pol Arthur Tampi mengatakan pihaknya tengah memfokuskan pemeriksaan DNA terhadap 14 jenazah yang diketahuo kondisinya cukup menyulitkan proses identifikasi."Kita akan tunggu hasil DNA karena sudah sulit untuk pembanding yang lain," kata Arthut diMabes Polri, Jakarta, Selasa (13/1/2015).Arthur menjelaskan, bahwa pemeriksaan DNA kepada 14 jenazah itu amat penting guna mengungkap identitas jenazah. Sebab, sejumlah data lainnya seperti mencocokan susunan gigi dan ciri-ciri lainnya sudah tidak mungkin dilakukan lantaran kondisi jasad korban yang sulit dikenali."Belum tentu semua ada data giginya. Tidak semua ada data giginya. Makanya kita pakai DNA," jelas Arthur.(Y Cha)