Puspayoga Pastikan Simpan Pinjam Koperasi Bukan Investasi

- Rabu, 26 November 2014 17:53 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir112014/1417000442o_196cc7qun138c19f9p312ll1j3tk.JPG): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah AAGN Puspayoga. (Foto: Antara)
JAKARTA, PESISIRNEWS.com - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah AAGN Puspayoga memastikan usaha simpan pinjam koperasi bukan kegiatan investasi karena koperasi hanya terbatas melayani anggota dan calon anggotanya."Usaha simpan pinjam koperasi bukanlah kegiatan investasi," kata Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Puspayoga di Jakarta, Rabu (26/11).Ia mengatakan koperasi memang melakukan kegiatan menghimpun dana masyarakat tetapi dalam lingkup yang terbatas yakni hanya untuk anggota dan calon anggotanya.Menurut Menteri hal itu sudah jelas ditegaskan dalam UU Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian sehingga jika ada yang melanggar maka akan diproses secara hukum yang berlaku.Menteri menegaskan kegiatan usaha simpan pinjam koperasi memiliki karakter yang khas yaitu merupakan usaha yang didasarkan pada kepercayaan dan banyak menanggung risiko."Oleh karena itu pengelolaan harus dilakukan secara profesional dan dengan prinsip kehati-hatian," katanya.Pihaknya menyesalkan sampai saat ini banyak usaha investasi yang mengatasnamakan diri sebagai koperasi, padahal jika suatu usaha sudah melayani masyarakat di luar anggota maka tidak lagi layak disebut sebagai koperasi.Fakta sebenarnya selama ini KSP layak diapresiasi karena telah memberikan kontribusi besar bagi perekonomian sebab usaha simpan pinjam koperasi merupakan usaha yang memutar omset terbesar dari jenis koperasi yang ada. "Dengan demikian pemberdayaan koperasi simpan pinjam merupakan langkah penting dan strategis dan memberikan warna tersendiri bagai masa depan koperasi Indonesia," katanya.Data Kementerian Koperasi dan UKM menunjukkan saat ini jumlah koperasi sebanyak 200.808 unit dengan jumlah anggota mencapai 34,7 juta orang yang tersebar di seluruh pelosok tanah air. Koperasi juga terbukti mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 417.891 orang. Dari jumlah koperasi tersebut, terdapat 109.044 unit koperasi yang memiliki usaha simpan pinjam koperasi dengan pinjaman yang diberikan Rp 66,31 triliun dan aset Rp 83,56 triliun yang disalurkan kepada ribuan nasabah. "Ini potensi yang sangat besar untuk dikembangkan karena dari sisi populasi koperasi simpan pinjam merupakan mayoritas terbesar," kata Puspayoga. (Ant)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Ekonomi Warga Ikut Tumbuh! Ini Langkah Kapolsek Pelangiran

Berita

Pegadaian Membangun Perekonomian Masyarakat Lewat Digitalisasi Bisnis dan Ekosistem Emas

Berita

Perkuat Hubungan Ekonomi, Perusahaan Israel Buka Cabang Pertamanya di Maroko

Berita

Iran-Rusia Perkuat Sistem Perdagangan untuk Atasi Sanksi Ekonomi Barat

Berita

Antisipasi Geopolitik dan Ekonomi Global, Pemerintah Terbitkan Perpu Cipta Kerja

Berita

Kelapa sebagai Bentuk Kearifan Lokal Bernilai Ekonomi di Kabupaten Inhil yang Harus Dipertahankan