Peluang jadi agen bank mulai dibuka

- Jumat, 21 November 2014 14:16 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir112014/1416555348496165422p.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

JAKARTA. PESISIRNEWS.com -  Anda ingin menekuni dan menjadi pebisnis bank? Gampang saja dan tak perlu membangun sendiri bisnis bank dari nol. Cukup menjadi agen bank, Anda bisa menjalankan bisnis bank, bahkan dari rumah sendiri.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengangkat bendera start sebagai tanda dimulainya era branchless banking dengan merilis Peraturan OJK Nomor 19/POJK.03/2014 tentang Layanan Keuangan Tanpa Kantor Dalam Rangka Keuangan Inklusif.

Skema keagenan bank ini beken dengan sebutan branchless banking. Jadi, bank berhak menjaring ribuan agen untuk menjadi perpanjangan tangan bank dalam menyuguhkan transaksi perbankan hingga desa terpencil.

Sistem keagenan ini meringankan bank karena tak perlu keluar modal untuk mendirikan kantor cabang dan menggaji karyawan. Sementara si agen berhak atas komisi dari sistem ini.

Ada dua jenis agen bank yang ditetapkan aturan OJK. Yakni, agen berbadan hukum dan agen perorangan.

 Nah, Anda bisa menjadi agen bank apa saja karena OJK membuka kesempatan seluruh bank membuka layanan branchless banking. Syaratnya pun mudah. Di antaranya, memiliki kegiatan usaha yang telah berdiri minimal dua tahun.

Sejauh ini, lebih dari 10 bank yang siap merekrut agen. Bank Mandiri, sebagai contoh. Rohan Hafas, Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri, menyatakan, sistem dan infrastruktur, Mandiri siap mengoperasikan branchless banking.

"Bank Mandiri siap merekrut 450-700 agen sampai akhir tahun ini, agen perorangan dan agen berbadan hukum seperti minimarket," kata dia kepada KONTAN, Rabu (19/11). 

Tahun depan, Bank Mandiri menargetkan bisa merangkul 9.000 agen. Bank plat merah ini merekrut agen individu yang merupakan nasabah Bank Mandiri dengan minimal saldo Rp 500.000.

Djarot Kusumayakti, Direktur UMKM Bank Rakyat Indonesia (BRI), mengungkapkan, BRI telah merekrut 14.400 agen. BRI menggandeng agen institusi Badan Kredit Desa (BKD). 

"BRI sudah menyiapkan produk tabungan, kredit dan asuransi branchless banking," kata Djarot.

BRI akan bekerjasama dengan BRIngin Life dan Jiwasraya untuk memasarkan asuransi lewat ribuan agen.

Darmadi Sutanto, Direktur Konsumer dan Ritel BNI, mengatakan, pihaknya juga membuka lowongan ribuan agen.

 BNI akan memanfaatkan agen yang selama ini melayani remitansi, pembayaran listrik dan pembayaran air minum (PDAM). "Mungkin kerjasama dengan agen ini diperluas melingkupi branchless banking," ujar Darmadi. Yang perlu dicermati, agen individu branchless banking hanya terikat pada satu bank penyelenggara saja. 

Cakupan wilayah agen pun terbatas pada desa atau daerah di sekitar tempat tinggal agen.

Karena bertindak laiknya bank, OJK akan mengawasi agen. 

"OJK hadir di 34 daerah. Jadi, kalau ada praktik yang tak sesuai, pasti OJK tinjau," tandas Nelson Tampubolon, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, kemarin.kontan.com


Tag:

Berita Terkait

Berita

Ekonomi Warga Ikut Tumbuh! Ini Langkah Kapolsek Pelangiran

Berita

Pegadaian Membangun Perekonomian Masyarakat Lewat Digitalisasi Bisnis dan Ekosistem Emas

Berita

Perkuat Hubungan Ekonomi, Perusahaan Israel Buka Cabang Pertamanya di Maroko

Berita

Iran-Rusia Perkuat Sistem Perdagangan untuk Atasi Sanksi Ekonomi Barat

Berita

Antisipasi Geopolitik dan Ekonomi Global, Pemerintah Terbitkan Perpu Cipta Kerja

Berita

Kelapa sebagai Bentuk Kearifan Lokal Bernilai Ekonomi di Kabupaten Inhil yang Harus Dipertahankan