Belajar Branding L:

Dari Para Produsen Lokal yang Mendunia

- Sabtu, 04 Oktober 2014 19:05 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir102014/1412424807130815110636.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

PESISIRNEWS.com - Untuk memperkenalkan produk / jasa yang kita tawarkan, kita harus melakukan branding image yaitu sebuah konsep ciri khas apa yang menjadi produk / jasa yang kita tawarkan. Di dalam melakukan branding image, perusahaan-perusahaan lokal di Indonesia banyak yang berhasil dan hal ini tentunya dapat kita pelajari. Demi memajukan produk lokal Indonesia, berikut ini tipsnya :

Belajar dari J.Co

Sejak tahun 2003, Johnny Andrean yang sebelumnya terkenal sebagai pengusaha salon yang sukses, mulai mengembangkan J.Co. Dia menerapkan konsep dari luar negeri dan disempurnakan dengan modernisasi dan kualitas terbaik. Maka lahirlah J.Co yang memang ditujukan untuk menyerbu pasar asing. Hal yang sama juga berlaku buat kita. Pasar mana yang ingin Anda tuju, kualitas seperti apa yang ingin Anda sajikan, dan apa ciri khas yang Anda tawarkan.

Belajar dari Klenger Burger

Makanannya memang terkesan barat, namun ternyata makanan yang satu ini diciptakan oleh Velly Kristanti dan suaminya, Gatut Cahyadi pada 2004 lampau. Idenya yaitu membuat makanan untuk anak muda yang cepat, halal, dan nikmat. Meskipun burger, namun citarasanya Indonesia sekali.

Belajar dari Es Teler 77

Murniati Widjaja awalnya memenangkan kompetisi memasak dengan membuat minuman tradisional bernama es teler tersebut. Pada 1982, dia bersama suaminya pun membuka restoran tersebut. Awalnya dengan mendirikan tenda di emperen pusat perbelanjaan Duta Merlin, Harmoni, Jakarta Pusat. Terkadang dagangannya terpaksa tutup saat hujan datang dan genangan meninggi. Namun usaha keras dan pantang menyerah kuncinya. Sekarang Es Teler 77 punya 180 cabang dan telah go internasional ke Singapura dan Australia.

Belajar dari Damn I Love Indonesia

Usaha yang satu ini didirikan oleh Daniel Mananta yang memasarkan produknya dengan rasa cinta kepada Indonesia. Produk busana yang ditawarkan selalu menampilkan logo-logo kecintaan akan Indonesia seperti gambar burung garuda, gambar wanita-wanita pahlawan bangsa, gambar bendera, dan lain sebagainya.

Tulisan 100% Cinta Indonesia

Pemerintah sendiri menggalakkan gerakan untuk menggugah rasa bangga terhadap produk Indonesia dengan tulisan 100% Cinta Indonesia. Masyarakat yang ingin ikut bergabung, bisa mengaplikasikan logo siluet ataupun gambar berwarna tulisan ini ke dalam barang promosi yang ada. Namun, Anda juga bisa mengaplikasikan logo sendiri untuk menjadikan produk Anda sebagai ciri khas yang menarik.

Lakukan branding image usaha Anda sendiri, buat sesuatu yang khas, menarik, dan dibutuhkan banyak orang. Tambahkan sisi-sisi kecintaan akan produk lokal Indonesia dan juga jangan lupa tawarkan kualitas terbaik.

Sumber : berbagai sumber by lois ho/jawaban.com


Tag:

Berita Terkait

Berita

Pegadaian Membangun Perekonomian Masyarakat Lewat Digitalisasi Bisnis dan Ekosistem Emas

Berita

Perkuat Hubungan Ekonomi, Perusahaan Israel Buka Cabang Pertamanya di Maroko

Berita

Iran-Rusia Perkuat Sistem Perdagangan untuk Atasi Sanksi Ekonomi Barat

Berita

Antisipasi Geopolitik dan Ekonomi Global, Pemerintah Terbitkan Perpu Cipta Kerja

Berita

Kelapa sebagai Bentuk Kearifan Lokal Bernilai Ekonomi di Kabupaten Inhil yang Harus Dipertahankan

Berita

Program PENA Kemensos RI Diharapkan Mampu Tingkatkan Perekonomian Masyarakat Inhil