Warga Tempatan yang Ikut Interview Belum Dipanggil, Dikhawatirkan PT KBT Diam-diam Rekrut Tenaga Kerja Luar

- Kamis, 30 Maret 2017 20:09 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir032017/pesisirnews_Warga-Tempatan-yang-Ikut-Interview-Belum-Dipanggil--Dikhawatirkan-PT-KBT-Diam-diam-Rekrut-Tenaga-Kerja-Luar.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Heri
Interview beberapa waktu lalu.
RENGAT - Interview tenaga kerja yang dilaksanakan oleh PT Kerta Bumi Teknindo (KBT) di gedung MDA Tanah Merah, Sabtu (8/10/2016) silam dipertanyakan masyarakat setempat. Pasalnya, hingga kini hasil interview itu belum juga keluar, padahal sudah 5 bulan waktu berjalan. Warga khawatir perusahaan tersebut diam-diam rekrut tenaga kerja luar, dan warga tempatan takutnya hanya di-PHP (pemberi harapan palsu).Masyarakat Kelurahan Tanah Merah Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Inhu, Riau yang sudah mengikuti interview dan berharap bisa bekerja di perusahaan tersebut pun kini kebingungan, harap-harap cemas menunggu panggilan bekerja di perusahaan yang berdiri di daerahnya ini.Endang, perwakilan PT KBT saat dikonfirmasi datariau.com mengatakan, lamaran kerja yang dimasukan oleh warga Tanah Merah atau warga lainnya ke PT KBT belum ada jawaban dari kantor pusat di Jakarta."Operasinya mesin listrik saat ini dengan tenaga operator sebanyak 8 orang, 6 orang dari Jakarta dan 2 orang dari Bagan Siapi-api, 1 orang elektrik dan 1 mekanik dari Jakarta semua berjumlah 10 orang," sebutnya."Kalau semua yang pekerja di PT KBT saat ini ada 12 orang termasuk saya dan pak Ade," singkat Endang melalui selulernya.Lurah Tanah Merah Arifindi Ssos saat dikonfirmasi di ruangan kerjanya, Rabu (29/3/2017) mengatakan, ia meminta perusahan yang ada di lingkungan Kelurahan Tanah Merah dapat utamakan warga setempat, karena saat ini banyak warga Tanah Merah yang pengangguran."Kita berharap sekali kerjasama antara perusahan dengan pemerintah, jangan dikala ada masalah saja pihak perusahan baru perlu dengan pemerintah," paparnya."Selain menerima tenaga kerja dari warga setempat, kita juga harapkan kepedulian perusahan tentang CSR-nya untuk sama-sama membangun kelurahan ini lebih baik. Perusahan yang berdomisili di Tanah Merah ini ada beberapa perusahan, diantaranya adalah PT PGN, PT TGI, PT Wika, PT KBT dan ada 1 lagi yang saat ini sedang melakukan pembangunan listrik juga yang saya lupa nama perusahannya," tukasnya.Sebagaimana diketahui, PT KBT adalah salah satu perusahan yang menangani Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) 10 MW yang berada di Jalan Elak Kelurahan Tanah Merah Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Inhu Provinsi Riau. (her)


Tag:

Berita Terkait

Ekbis

Tujuh Mantan Karyawan PT MNIS Mengadu ke Disnaker Inhu

Ekbis

DPRD Minta Tenaga Kerja Lokal Jadi Tuan di Negeri Sendiri

Ekbis

Dibutuhkan Tenaga Kerja Siap Pakai Sektor Industri di Kota Dumai

Ekbis

15 Perusahaan di Dumai Diajukan Sebagai Penerima Penghargaan Zero Accident 2016

Ekbis

Serapan Tenaga Kerja Belum Maksimal di 2015

Ekbis

Ekonomi Melesu, Disnakertrans Dumai Pastikan Belum Ada PHK