Harga Sembako di Kota Pekanbaru Belum Stabil

- Minggu, 18 Desember 2016 16:34 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir122016/pesisirnews_Harga-Sembako-di-Kota-Pekanbaru-Belum-Stabil.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Ilustrasi
PESISIRNEWS.COM, PEKANBARU - Memasuki akhir tahun 2016, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru mencatat harga sembako di pasaran belum stabil.Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Pekanbaru, Mas Irba H Sulaiman mengakui jika harga komoditi di pasaran belum stabil. Dimana ada beberapa komoditi mengalami penurunan yang disaat yang sama sembako lain mengalami kenaikan harga.‬ Meski demikian, masyarakat dimkinta untuk tidak khawatir."Stok sembako sampai akhir tahun aman.‬ Namun, untuk harga belum stabil," ujarnya, Ahad (18/12/2016).Menurut Irba, ketersediaan stok sembako masih mencukupi maka tidak perlu dikhawatirkan terjadinya lonjakan harga. Hal ini dibuktikan dengan adanya jaminan dari Badan Urusan Logistik (Bulog) Divre Riau dan Kepri khusus pada komoditi beras dan gula pasir. "Bulog sudah jamin ketersediaan beras dan gula aman sampai Februari 2017," sebutnya.‬‪Selain ketersediaan stok, lanjut Irba, harga beras dan gula pasir juga jauh lebih murah ketimbang harga pasaran. Gula pasir Bulog dijual Rp 12.500 per kilogram sementara di pasar harga mencapai Rp 13 ribu hingga Rp 14 ribu. Lalu beras dijual Rp 9.100 per kilogram sementara di pasar Rp 12 ribu sampai Rp 14 ribu per kilogram.‬"Jadi kita sarankan masyarakat memanfaatkan operasi pasar seperti di Bulog. Sehingga tidak terbeban dengan kenaikan harga di pasaran," ungkapnya.Hanya saja, Irba menyadari harga-harga komoditi lainnya juga belum stabil. Seperti cabe merah sudah ada penurunan harga 10 persen yang kini menjadi Rp 70 ribu per kilogram. Sedangkan daging ayam potong memang naik dari Rp 23 ribu jadi Rp 28 ribu per kilogram."Jadi harga-harga masih fluktuatif. Tetapi masyarakat tidak perlu khawatir karena pasokannya ada tidak langka," sebutnya.‬Terpenting, ditambahkan Irba, masyaralat tidak perlu panik menghadapi akhir tahun dengan memborong barang. Sebab kebiasaan ini bisa menjadi celah spekulan bermain pada ketersediaan sembako "Tetap tenang, masyarakat jangan sampai khawatir, stok sembako aman," tutupnya. (rik)


Tag:

Berita Terkait

Ekbis

Polres Inhil Salurkan Paket Sembako dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Ekbis

Dinas Pangan Inhil Serahkan Bantuan Sembako dan Uang Tunai ke Panti Lansia

Ekbis

Jelang Idul Fitri 1446 H, Polsek Tembilahan Hulu Berbagi Sembako Kepada Masyarakat dan Purnawirawan

Ekbis

Polda Riau Serahkan 2.250 Paket Bantuan Sosial kepada Mahasiswa*

Ekbis

Kapolres Indragiri Hilir Serahkan Bantuan Sembako ke Panti Asuhan Muhammadiyah

Ekbis

Kapolres Sampang Terus Bagikan Sembako kepada Masyarakat Kurang Mampu