PESISIRNEWS.COM, TEMBILAHAN - Guna memperjuangkan nasib para pemulung di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sungai Beringin, Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir. Koordinator TPA Sungai Beringin, Hendri Budi, menggagas pendirian Bank Sampah sebagai wadah penyimpanan uang bagi para pemulung dan tidak berorientasi keuntungan."In syaa Allah, dalam waktu dekat, saya akan mendirikan Bank Sampah, yang mana nasabah dari Bank Sampah ini sendiri adalah para pemulung yang berada di sini. bank sampah yang saya maksud diperuntukkan sebagai sebuah wadah penyimpanan uang bagi para pemulung, agar saat mereka membutuhkan uang secara mendadak bisa menggunakan uang tersebut. Sebagai contoh, ketika ada anggota keluarga mereka yang sakit, mereka telah punya uang safety untuk biaya pengobatan. Ataupun disuatu ketika mereka membutuhkan uang untuk hal-hal lainnya, bisa digunakan uang tabungan tadi," kata Hendri kepada pesisirnews.com, Ahad (7/2/2016) kemaren.Lebih lanjutnya, ia menjelaskan tentang sistem penyimpanan uang yang akan diterapkan pada Bank Sampah nantinya."Sistem penyimpanannya gak rumit kok, misalnya jika mereka mendapatkan 10 sampai 15 ribu disisipkan 2 sampai 3 ribu buat ditabung," sambungnya.Saat ini pihak TPA sedang melakukan pendekatan persuasif kepada para pemulung perihal rencananya tersebut. "Saat ini saya sedang meyakinkan kepada para pemulung agar mereka mau berhimpun dalam rencana Bank Sampah tersebut, karena kalau penyampaian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan mereka agak sulit. Rencana ini, ya sekalian sebagai upaya menanamkan budaya menabung lah terhadap mereka," tutupnya.
(ziz)Cari berita Terkait lainnya. Silahkan Klik DISINI / DISINI