MEDAN, PESISIRNEWS.COM - Volume ekspor karet Sumatra Utara sepanjang tahun ini terus merosot. Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) Sumut mencatat, per November 2015, total volume ekspor menurun 5,26%. Sekretaris Gapkindo Sumut Edy Irwansyah mengatakan, hingga bulan lalu, volume ekspor hanya mencapai 365.715,47 ton. Padahal pada periode yang sama tahun lalu, volume ekspor mampu mencapai 386.025,62 ton. “Padahal pada November 2015 saja, volume ekspor karet Sumut meningkat tipis 3,35% dari November 2014 Pada bulan lalu, volume ekspor mencapai 1.076,6 ton,” sebut Edy, Senin (21/12/2015). Berdasarkan data Gapkindo Sumut, sepanjang tahun ini hampir setiap bulan mengalami penurunan volume ekspor dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun lalu, kecuali pada April, Juni dan November 2015. Peningkatan volume ekspor tertinggi terjadi pada Juni 2015 yakni year on year 18,71% atau mencapai 5.898,7 ton. “Penurunan ekspor hingga November 2015 terjadi karena ada penurunan volume produksi karet Sumut. Penurunan produksi mencapai 5,34% dibandingkan dengan Januari-November 2014 menjadi 379.248,84 ton dari 400.622,71 ton. Konsumsi domestik juga ikut menurun menjadi 13.533,38 ton dari 14.597,09 pada tahun lalu,” pungkas Edy.
(ry)Cari berita terkait lainnya. Silahkan Klik DISINI / DISINISumber: bisnis.com