BANDUNG, PESISIRNEWS.COM - Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Jawa Barat terus gencar melakukan sosialisasi mengenai kegunaan asuransi pertanian pada petani.Kepala Bidang Sumber Daya Diperta Jabar Ibrahim Sjaf mengatakan sosialisasi di setiap kabupaten/kota sudah terus dilaksanakan.Pemerintah daerah melalui dinas terkait, sebut Ibrahim, berupaya menekan gagal panen di tingkat petani akibat terjadi bencana dengan adanya asuransi pertanian tersebut. Untuk itu, pihaknya pun terus melakukan sosialisasi ke petani."Namun penanganan asuransi pertanian masih ditangani langsung oleh kementrian. Kita hanya menerima rekap dari kabupaten/kota mengenai jumlah yang mengikuti program asuransi," ujarnya, Ahad (22/11/2015).Selain 20 kabupaten/kota yang saat ini terdata, Diperta Jabar juga menunggu kabupaten/kota lain apabila ternyata ada areal pertanian yang belum terdata untuk diikutsertakan dalam asuransi pertanian.Jawa Barat mendapat jatah alokasi lahan seluas 110.000 hectare dari total satu juta hectare lahan pertanian padi yang menjadi potensi.
(*)Sukai Fan Page Facebook Pesisirnews.com, untuk mendapatkan berita terbaru. Silahkan Klik DISINI / Follow twiter klik DISINISumber: Bisnis.com