Warga Banglas Sulap Pekarangan Rumah Jadi Kebun

- Senin, 26 Oktober 2015 15:47 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir102015/pesisirnews_Warga-Banglas-Sulap-Pekarangan-Rumah-Jadi-Kebun.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Terkadang kita bingung untuk merubah pekarangan rumah menjadi apa. Namun, dengan sedikit kreativitas kita dapat memanfaatkan pekarangan rumah menjadi tempat yang menarik bahkan dapat kita manfaatkan pula untuk meraup keuntungan, jikalau mampu mengelolanya dengan baik dan benar, asal kita punya niat.Seperti yang dilakukan M Tahir (50), warga Gang Pramuka Desa Banglas, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau memanfaatkan pekarangan belakang rumahnya yang kosong menjadi kebun yang ditanami dengan jagung."Ada banyak manfaat ketika kita memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam jagung. Pertama sebagai penghijauan lingkungan, kedua pemanfaatan hasilnya jika sudah panen. Ketiga, pemanfaatan lahan kosong, dan masih banyak lagi selain itu," ujar M Tahir ketika ditemui dikediamannya di Desa Banglas, Senin (26/10).Tidak seberapa luas, lebih kurang sepanjang 30 x 10 meter ukuran pekarangan yang dijadikan kebun tersebut. Kata M Tahir, dengan ukuran pekarangan segitu bisa ditanami dengan 3 ribu bibit jagung manis siap tanam."Iya saat ini saya tanam hingga 3 ribu bibit jagung. Rencananya mau saya tambah lagi luasnya mengingat masih ada disebelahnya lahan yang belum dibersihkan, masih semak rumput ilalang," kata M Tahir.Lelaki dua anak itu juga mengatakan, niatnya berkebun jagung tersebut juga sebagai sumber penambah penghasilan untuk meningkatkan ekonominya. Terlebih dirinya saat ini sudah memasuki usia senja dan tak dapat lagi untuk banyak bekerja."Iya sedikit bisalah nambah nambah penghasilan. Daripada tidak ada buat dirumah, lebih baik manfaatkan apa yang bisa dijadikan penghasilan," tambah lelaki paruh baya itu.Sebelumnya, pertama kali dirinya memanen jagung hanya bisa menghasilkan lebih kurang 200 hingga 300 kilo. Setelah didistribusikan ke pasar, per kilonya Rp 20 ribu. "Terkadangnya harganya bisa berubah ubah, makanya untuk kali ini saya menargetkan bisa mencapai 1 ton. Agar nantinya bisa banyak stok untuk dimasukkan ke pasar," imbuhnya.Ketika ditanya optimis bisa menargetkan 1 ton, M Tahir masih kurang yakin, pasalnya kendalanya saat ini belum masanya musim penghujan. Karena musim penghujan, bisa membuat tanaman jagung cepat tumbuh dan subur."Kadar tanahnya masih kering, jadi takutnya tidak jadi semua. Oleh karena itu, saya mengantisipasi dengan rutin menyiramnya. Mudah mudahan bisa berhasil," tambahnya lagi.Senada juga dikatakan Tommy, penyuluh desa dari Dinas Pertanian Peternakan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kepulauan Meranti. Kata Tommy, memanfaatkan pekarangan rumah sangatlah menguntungkan. Selain dijadikan kawasan lingkungan penghijauan, juga dapat menjadi penambah penghasilan ekonomi bagi masyarakat."Seharusnya bagi masyarakat yang memiliki pekarangan atau lahan kosong yang tidak digunakan, lebih baik jadikan sebagai sumber penghasilan. Mungkin dengan ditumbuhkan niat seperti itu, tidak adalah ruginya, malahan menguntungkan," tutur Tommy.(Adi)Sukai Fan Page Facebook Pesisirnews.com, untuk mendapatkan berita terbaru. Silahkan Klik DISINI / Follow twiter klik DISINI

Berita Terkait

Ekbis

Wabup Yuliantini Tegaskan Komitmen Bersama Perkuat Langkah Percepatan Penurunan Stunting

Ekbis

Hotspot Riau Turun Jadi 79 Titik, Kapolda: Gotong Royong Jadi Kekuatan Utama

Ekbis

Setelah Sita Uang Rp1,5 M, KPK Susun Strategi Ungkap Kasus 'Sunat' Upah Pungut di Kabupaten Bogor

Ekbis

Kapolda riau konfrensi pers tindak Pidana lingkungan hidup penggerusakan 133 ha hutan mangrove di kab. Rohil

Ekbis

Perkuat pelayanan ASN, Wakil Bupati Inhil terima kunjungan PT Taspen Pekanbaru

Ekbis

Antisipasi Dampak Asap Karhutla, Polda Riau Bagikan 2.500 Masker kepada Warga Pekanbaru