Pasokan Daging Sapi di Kota Pekanbaru Masih Aman

- Senin, 10 Agustus 2015 17:08 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir082015/pesisirnews_Pasokan-Daging-Sapi-di-Kota-Pekanbaru-Masih-Aman.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Ilustrasi.
PEKANBARU, PESISIRNEWS.COM - Isu akan digelarnya mogok oleh pedagang daging di pulau Jawa tidak berpengaruh dengan kota Pekanbaru. Pasalnya, pasokan daging sapi di Pekanbaru masih mencukupi.Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan kota Pekanbaru El Sabrina mengatakan, selain ada program penggemukan sapi di Pekanbaru, saat ini suplai sapi potong yang masuk ke Pekanbaru berasal dari tiga perusahaan besar dan tidak akan mengalami kekurangan untuk kebutuhan masyarakat Kota Pekanbaru."Stok sapi kita cukup. Ada tiga perusahaan besar masuk, dari Medan satu, dua perusahaan lainnya dari Lampung. Mereka bergantian menyuplai," ungkap El Sabrina.Dari tiga perusahaan itu, kata El, rata-rata setiap harinya menyuplai sapi antara 20-30 ekor. Jadi, kata dia tidak akan mempengaruhi harga daging sapi yang berimbas melambungnya daging sapi."Di Pekanbaru tidak ada kabar mogok. Saya rasa tidak ada pengaruh ke kita. Karena masih ada yang suplai," sebutnya.Hal serupa juga diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan kota Pekanbaru Mas Irba H Sulaiman. Dia menyebut isu itu muncul lantaran adanya pengurangan jatah sapi yang masuk di wilayah Jawa."Jakarta itu mogok karena jatah dibatasi pemerintah, dari 290 ribu ekor perbulan dikurangi menjadi 50 ribu ekor perbulan," ungkapnya.Hal itu dilakukan, jelas Ibra, karena pemerintah ingin menutup kran impor sapi ke Indonesia dan memberdayakan sapi lokal untuk kosumsi masyarakat. Pengurangan jatah ini tentu saja akan berdampak akan terjadinya kenaikan harga sapi dan turunnya minat pembeli."Jadi, isu itu karena kurangnya minat masyarakat yang membeli daging lantaran harga daging bisa mencapai Rp150 ribu perkilo. Pedagang pun menjual dengan harga tinggi akibat pengurangan tadi," terangnya.Sementara di Pekanbaru sendiri, lanjutnya, stok sapi masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Selain Medan dan Lampung, stok sapi menurutnya juga didatangkan dari Sumatera Barat. Sedakan untuk Pekanbaru sendiri sudah ada program penggemukan sapi."Di Pekanbaru harga masih stabil. Saya tadi pagi keliling pasar, harga masih berkisar antara Rp100 ribu sampai Rp120 ribu. Kalau kita ambil rata-ratanya, harga daging masih Rp115 ribu perkilo. Jadi isu itu tidak akan merembet ke Pekanbaru," tutupnya. (yan)(rik)


Tag:

Berita Terkait

Ekbis

Kalapas Enemawira Paksa Napi Muslim Makan Daging Anjing, Komisi XIII: Copot dan Proses Secara Hukum

Ekbis

3 Resep Sate Sapi Aneka Bumbu, Ini Tipsnya Supaya Empuk

Ekbis

Ini Suhu yang Tepat Memasak Daging, Ayam, Ikan dan Telur agar Aman dari Bakteri Berbahaya

Ekbis

Harga Daging Sapi di Beberapa Daerah per 29 Maret, Ada yang Termurah lho!

Ekbis

Babinsa Koramil 04/Rupat Monitoring PMK terhadap Ternak Sapi

Ekbis

Pedagang Sapi di Negara Ini Jual Daging Sapi Terinfeksi Bekerja Sama dengan Insinyur Pertanian