MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Mahalnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di Kepulauan Meranti, membuat sejumlah masyarakat resah.
Hal ini dirasakan Wan (20) warga Selatpanjang, mengatakan bahwa di Selatpanjang mulai sulit untuk mendapatkan bensin. Sejumlah kios tutup. Adapun yang dijual di pinggiran jalan, harganya sangat mahal sekali.
"Mahalnya minta ampun, perbotol aqua ukuran 1,5 liter itu harganya mencapai Rp20 ribu, bahkan tidak penuh," keluhnya, Jumat (31/7).
Berdasarkan pantauan dilapangan, beberapa hari belakangan ini sejumlah kios yang biasa menjual dengan harga Rp9 ribu tutup. Seperti sejumlah kios di Jalan Banglas, Diponegoro, Dorak, Imam Bonjol. Hanya ada beberapa pengecer yang menjual dengan harga patokan tinggi yang masih buka.Untuk APMS yang berada di Jalan Imam Bonjol, menjual dengan harga Rp13.500 perbotol aqua 1,5 liter yang hampir penuh itu tampak dibanjiri masyarakat, namun bagi mereka yang sibuk untuk menunggu antrian, terpaksa membeli dengan harga tinggi di pinggiran jalan.
Sementara itu, salah satu pengecer di Jalan Imam Bonjol ketika ditanya terkait harga tinggi yang dijual, seorang wanita pemilik dagangan itu menjawab jika minyak yang dijual didapatkan tidak langsung dari pangkalan yang ada di Selatpanjang, melainkan dari APMS Teluk Belitung.
"Kita di pangkalan tidak dapat jatah. Ini minyak ambil dari Teluk Belitung. Harga yang kita ambil pun tinggi, per gelen (ukuran 35 liter) mencapai Rp 360 ribu, belum lagi upah angkut," ucap wanita yang enggan menyebut namanya itu.(Adi)