MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Menurunnya daya beli masyarakat di Bulan Suci Ramadhan 1436 Hijriah atau 2015 Masehi ini, membuat Bazar Ramadhan yang terletak di Teluk Belitung, Kecamatan Merbau Kepulauan Meranti sepi pembeli. Tidak hanya itu, sejumlah pedagang Bazar yang di kelola UPTD Dinas Pasar dan Kebersihan Kelurahan Teluk Belitung mengeluh.Bazar Ramadan yang digelar selama 28 hari terhitung dari tanggal 18 juli 2015 ini, di antaranya untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan konsumsi, terutama untuk kebutuhan berbuka puasa. Dan sebaliknya Bazar tersebut tidak seperti pada tahun sebelumnya, tahun ini beberapa pedagang merasa nilai jual beli barang dagangannya sangat menurun dari pada tahun sebelumnya.Seperti yang diungkapkan salah seorang pedagang buah, Afrizon, yang berjualan setiap tahunnya mengakui menurunnya daya beli masyarakat. "Kalau tahun sebelumnya barang dagangan kami seperti buah-buahan ini sangat laris dan pembelipun juga ramai," ungkapnya, beberapa waktu lalu.Dia juga menjelaskan, seperti halnya dengan dagangan buah semangka yang biasanya menghabiskan 25 kg sampai 30 kg/hari, kalau di tahun ini jangankan 20 kg, menghabiskan 10/15 kg pun sulit.Menurut Afrizon pula, kemungkinan sepinya pengunjung diakibatkan harga yang ditawarkan di bazar memang relatif sama dengan harga yang berada di pasar maupun toko-toko lainnya, "Bazar kan berbeda dengan pasar murah, jadi harganya kebanyakan sama dengan di pasar," ujarnya lagi.Sementara itu, Kepala UPTD Pasar dan Kebersihan Teluk Belitung, Safrudin, menjelaskan bahwa Bazar Ramadhan ini dikelola oleh UPTD, "Ini merupakan inisiatif dari pihak UPTD Kecamatan Merbau, dan para pedagang untuk mengadakan Bazar Ramadhan ini, supaya ada kemeriahan Ramadhan di Kelurahan Teluk Belitung, Kecamatan Merbau," jelasnya.(Adi)