TEMBILAHAN, PESISIRNEWS.COM - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil lanjutkan inspeksi mendadak (sidak) pada beberapa pedagang dan swalayan di kota Tembilahan, Kamis (25/6/2015).Seperti kemaren, sidak juga diikuti tim Badan Pengawasan Obatan dan Makanan (BPOM) Provinsi Riau.Ada beberapa jenis makanan dan minuman yang diamankan karena sudah kadaluarsa, tidak mencantumkan Standar Nasional Indonesia (SNI), tidak menerakan batas kadaluarsa dan rusak."Untuk saat ini, di swalayan yang disidak makanan dan minuman yang dijual masih dalam keadaan bagus, walaupun ada temuan beberapa item dan setelah dilakukan penemuan ini kita akan melakukan pemberitahuan kepada pemiliknya," ungkap Kadisperindag Inhil, Fahrolrozy.Sementara itu, Badan Pengawasan Obatan Makanan (BPOM) Riau, Rica Tuslina menyampaikan pihaknya mengamankan 8 jenis makanan kemasan dari 2 swalayan yang telah rusak."Dari 12 sampel makanan yang diambil di Pasar Yos Sudarso Tembilahan hari ini, kami menemukan empat sampel yang positif mengandung formalin," ungkapnya.Jenis makanan yang mengandung formalin tersebut, yakni satu sampel Cencalok (sejenis makanan dari udang yang difermentasi) dan 3 sampel dari jenis terasi. (zul)