Turki Alami Lonjakan Inflasi hingga 73 Persen, Tertinggi Sejak 1998

- Selasa, 07 Juni 2022 20:59 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir062022/_6066_Turki-Alami-Lonjakan-Inflasi-hingga-73-Persen--Tertinggi-Sejak-1998.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Ilustrasi: Inflasi Turki tertinggi sejak 1998. (Internet Haber)

ISTANBUL (Pesisirnews.com) - Tingkat inflasi tahunan Turki melonjak ke level tertinggi dalam 24 tahun sebesar 73,5 persen pada Mei, didorong oleh perang di Ukraina, kenaikan harga energi dan jatuhnya lira - meskipun angka tersebut sedikit lebih rendah dari yang ditakuti para ekonom.

Dilansir dari globalbankingandfinance.com, Selasa, Inflasi telah melonjak sejak musim gugur lalu, ketika lira merosot setelah bank sentral meluncurkan siklus pelonggaran 500 basis poin yang dicari oleh Presiden Tayyip Erdogan.

Angka terakhir melampaui 73,2 persen yang disentuh pada tahun 2002 dan merupakan yang tertinggi sejak Oktober 1998, ketika inflasi tahunan mencapai 76,6 persen dan Turki sedang berjuang untuk mengakhiri satu dekade inflasi yang sangat tinggi. Namun demikian, perkiraan konsensus adalah untuk inflasi tahunan naik ke 76,55 persen.

Harga konsumen bulan ke bulan naik 2,98 persen menurut Institut Statistik Turki (TUIK) pada Jumat lalu, dibandingkan dengan perkiraan jajak pendapat Reuters sebesar 4,8 persen.

Biaya transportasi dan makanan masing-masing melonjak 108 persen dan 92 persen selama tahun lalu, mencerminkan krisis ekonomi yang semakin dalam bagi orang Turki yang berjuang untuk membeli barang-barang kebutuhan pokok.

Indeks harga produsen domestik naik 8,7 persen dari bulan ke bulan, dan di bulan Mei untuk kenaikan tahunan menjadi 132,16 persen.

GRAFIS: Inflasi Turki melonjak ke level tertinggi sejak 1998. (Reuters)

[br]

Lira melemah

Lira melemah 0,25 persen menjadi 16,5050 terhadap dolar menyentuh level terlemahnya sejak Desember. Mata uang lokal jatuh 44 persen pada tahun 2021 dan 20 persen lainnya tahun ini.

Meskipun tingkat tahunan tertinggi dalam dua dekade kekuasaan Erdogan, Menteri Keuangan Nureddin Nebati mengatakan di Twitter pembacaan inflasi bulanan cenderung lebih rendah dalam tanda positif.

Nebati sebelumnya mengatakan inflasi akan turun ke satu digit pada waktunya untuk pemilihan tahun depan di bawah program ekonomi yang memprioritaskan suku bunga rendah, produksi dan ekspor tinggi, dan surplus transaksi berjalan.

Namun defisit perdagangan melebar 157 persen tahun-ke-tahun di bulan Mei menjadi $ 10,7 miliar, terutama karena impor energi. Bank sentral memperkirakan inflasi satu digit pada akhir tahun 2024.

Para ekonom melihat inflasi tetap tinggi untuk sisa tahun 2022 dan mengakhiri tahun di 63 persen, berdasarkan perkiraan median, naik dari 52 persen dalam jajak pendapat bulan lalu.

“Tidak mungkin bagi Turki, yang telah melampaui aturan doktrin ekonomi, untuk memecahkan masalah utama inflasi tinggi dengan kebijakannya saat ini,” kata ekonom Arda Tunca, seorang kolumnis di PolitikYol.

[br]

Kredibilitas data

Anggota parlemen oposisi dan ekonom mempertanyakan keandalan angka TUIK, klaim yang dibantah TUIK. Jajak pendapat menunjukkan orang Turki percaya inflasi jauh lebih tinggi daripada data resmi.

Secara mengejutkan, TUIK mengatakan berhenti mempublikasikan harga rata-rata item individual dalam keranjang inflasi, yang telah terdaftar dalam tabel bulanan sejak 2003.

Lembaga itu mengatakan akan menerbitkan tabel indeks yang menunjukkan perubahan dalam kelompok item, sebagai bagian dari kepatuhan Eurostat.

“Membangun struktur TUIK yang independen dari pemerintah sama pentingnya dengan independensi bank sentral,” kata Mahfi Egilmez, ekonom lain yang berbasis di Turki melalui cuitannya di Twitter.

“Produksi data yang akurat dan andal adalah prasyarat pertama dan terpenting untuk menerapkan kebijakan yang benar,” katanya. (PNC)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Ekbis

Bupati dan Wabup Inhil Hadiri HLM TPID Pengendalian Inflasi Daerah

Ekbis

Rakor Pengendalian Inflasi 2026 Dipimpin Tomsi Tohir, Bupati Inhil Ikuti Secara Virtual

Ekbis

Bupati Indragiri Hilir Herman Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026

Ekbis

Pemkab Inhil Hadiri Rakor Nasional Pengendalian Inflasi 2025 dan Evaluasi Program 3 Juta Rumah

Ekbis

Bupati Inhil Herman Hadiri Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2025

Ekbis

Sekda Inhil Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi 2025 Bersama Kemendagri Secara Virtual