MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Ditengah potensi besarnya sagu Meranti, ternyata masih meninggalkan permasalahan, yakni lahan perkebunan sagu masyarakat yang masuk dalam kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) Perusahaan.Hal ini disampaikan Camat Tebingtinggi Timur, Helfandi SE MSi, saat kegiatan Festival Sagu ke-2, di Desa Sungaitohor, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kepulauan Meranti, Senin (25/5/2015).Dikatakan Helfandi, meskipun Kabupaten Kepulauan Meranti, khususnya di Kecamatan Tebingtinggi Timur yang memiliki potensi besar sagu, namun masih meninggalkan permasalahan yakni lahan perkebunan sagu masyarakat banyak yang masuk dalam kawasan HTI perusahaan, terutama PT Lestari Unggul Makmur (LUM)."Potensi sagu memang sangat memungkinkan untuk dikembangkan, apalagi meranti merupakan daerah yang tanahnya gambut. Hanya saja, sangat disayangkan hingga saat ini konsensi HTI ini, untuk lahannya banyak dikuasai oleh perusahaan," ungkap Helfandi.Oleh karna itu lanjut Herfandi, diharapkan pemerintah pusat maupun pemerintah Provinsi Riau untuk dapat mendukung dalam hal ini terutama lahan, agar bisa mencabut izin HTI PT LUM demi pengembangan sagu di Kepulauan Meranti ini."Harapan kami kepada Pemerintah Pusat maupun Pemprov Riau, untuk dapat memfasilitasi penebangan sagu, khususnya masalah pembebasan lahan HTI Perusahaan," harapnya. (Adi)