MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Pasar Modern yang terletak di Jalan Tanjung Harapan, Selatpanjang, Kepulauan Meranti, saat ini belum bisa dioperasikan. Pasalnya, sarana dan prasarana yang menjadi bagian dari pembangunan tersebut masih terkendala. Sarana dan prasarana yang kurang memadai dan menjadi kebutuhan mendesak meliputi tangga naik, air bersih, jaringan listrik, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), gudang penyimpanan barang, akses jalan, dan tempat parkir. Hal ini disampaikan para perwakilan pedagang saat meninjau lokasi pasar tersebut, bersama Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Kepulauan Meranti, Anwar Zainal, Kepala Dinas Pasar dan Pertamanan (DPKP), Joko Surianto, dan Kepala Disperindagkop- UKM Meranti, Syamsuar Ramli, Selasa (19/5/2015) pagi. Peninjauan yang dilakukan ini guna memastikan kondisi pasar tersebut sesuai dengan instruksi Bupati Kepulauan Meranti, untuk memindahkan para pedagang pada tahun 2015 ini. Salah seorang pedagang ayam potong, Herman Wahyu (35), mengatakan bahwa mereka belum bisa pindah di pasar ini, karena masih minimnya sarana penunjang pasar tersebut, "Kami siap pindah di Pasar Modern ini, jika semua sarana dan prasarana sudah lengkap," ucap Herman. Dikatakan Herman juga, sarana yang paling terpenting yakni gudang tempat penyimpanan barang dan IPAL untuk mengalirkan limbah, jika tidak ada pasar ini akan kotor dan berbau nantinya. Sementara itu, Kepala Dinas Pasar, Kebersihan dan Pertamanan (DPKP) Kepulauan Meranti, Joko Surianto Selamat, mengatakan pihaknya akan segera memindahkan para pedagang jika seluruh sarana dan prasarana pada pasar ini sudah lengkap. "Bagaimana mau dipindahkan jika pasar ini belum lengkap sarana penunjangnya, dan kalau memang sudah siap kita akan memindahkan para pedagang-pedagang tersebut," terang Joko. (Adi)