LONDON, Pesisirnews.com - Output ekonomi dunia akan melampaui $100 triliun untuk pertama kalinya pada tahun depan, lapor salah satu konsultan ekonomi terkemuka di Inggris, Cebr.
Sebuah laporan yang dikutip Reuters, Minggu (26/12), Cebr memprediksi China akan membutuhkan waktu sedikit lebih lama dari yang diperkirakan sebelumnya untuk menyalip Amerika Serikat sebagai negara dengan ekonomi No. 1 di dunia.
Cebr memperkirakan China akan menjadi ekonomi top dunia dalam dolar pada tahun 2030, dua tahun lebih lambat dari perkiraan dalam laporan Tabel Liga Ekonomi Dunia tahun lalu.
India tampaknya akan menyalip Prancis tahun depan dan kemudian Inggris pada 2023 untuk mendapatkan kembali tempatnya sebagai ekonomi terbesar keenam di dunia, kata Cebr.
"Isu penting untuk tahun 2020-an adalah bagaimana ekonomi dunia mengatasi inflasi, yang kini telah mencapai 6,8 persen di AS," kata wakil ketua Cebr, Douglas McWilliams.
[br]
Indonesia diprediksi peringkat kesembilan ekonomi dunia pada tahun 2034
Laporan tersebut menunjukkan Jerman berada di jalur untuk menyalip Jepang dalam hal output ekonomi pada tahun 2033.
Sedangkan Rusia dapat menjadi ekonomi 10 Besar pada tahun 2036 dan Indonesia terlihat di jalur untuk tempat kesembilan ekonomi dunia pada tahun 2034.
"Kami berharap bahwa penyesuaian yang relatif sederhana akan membawa elemen-elemen non-transitori terkendali. Jika tidak, maka dunia perlu bersiap menghadapi resesi pada tahun 2023 atau 2024,†imbuhnya. (PNC)