JAKARTA, PESISIRNEWS.COM - Laju inflasi diperkirakan masih akan terus berlanjut pada bulan April 2015, setelah Maret dilaporkan inflasi 0,17%. Inflasi diproyeksikan bisa mencapai 0,2-0,3% secara month on month (mom).
"April masih terjadi inflasi dengan perkiraan 0,2 -0,3%," ungkap Ekonom Universitas Indonesia (UI) Telisa Aulia Falianty, Minggu (5/3/2015).
Telisa menilai sulit untuk posisi sekarang akan deflasi. Seperti realisasi pada periode yang sama tahun lalu yang deflasi 0,02%.
"Deflasi mungkin susah, karena saya melihat harga naik terus," imbuhnya.
Hal ini terdorong oleh efek kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar Rp 500 per liter pada akhir Maret. Kemudian kenaikan harga pada bahan pokok, seperti ayam, telur dan beberapa jenis sayuran.
"Ada kenaikan meski tidak terlalu besar," sebutnya.
Untuk beras, menurut Telisa cukup stabil. Seiring dengan dampak dari panen raya dan kebijakan operasi pasar yang digelar pemerintah sejak dua bulan lalu.
"Sudah ada panen raya, jadi harga beras cukup stabil," kata Telisa.
Sumber: CNN