Kesalahan Millennial Mengelola Uang Bikin Dompet Bocor

Haikal - Sabtu, 28 Agustus 2021 10:46 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir082021/_5345_Kesalahan-Mellennial-Mengelola-Uang-Dompet-Bocor.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Berbagai godaan yang seakan tidak ada habisnya acap menjadi alasan tabungan millennial kerap 'bocor'. (Istockphoto/PeopleImages).
PESISIRNEWS.COM - Besarnya keinginan dan gaya hidup masa kini menjadi formula pelengkap hidup komsumtif anak muda.

Jauh dari menabung, di akhir bulan yang ada gaji sudah habis dipakai 'jajan' sana sini. Ujung-ujungnya untuk membiayai kebutuhan yang mendesak Anda malah harus putar otak keras, bahkan mengambil utang.

Lantas, apa saja faktor penyebab kondisi tersebut terjadi? Berikut adalah daftar enam kesalahan millennial dalam mengelola keuangan.

1. Tidak Mengatur Pengeluaran

Perencanaan dan mengelola keuangan mestinya tidak boleh luput oleh anak muda. Sayangnya, sebagian millennial memilih mengabaikan perencanaan finansial dan tidak memiliki 'rem' untuk mengkontrol keinginannya.

Apalagi, kalau sudah melihat promo. Akibatnya, dana yang dimiliki tidak dialokasikan dengan jelas dan habis tiap jelang akhir bulan.

Kesalahan satu ini membuat rugi millennial karena selain tak terkontrol, beberapa kebutuhan dasar pun terancam tidak terpenuhi. Bila berlarut, kebiasaan ini bakal mendatangkan petaka finansial di masa depan.[adsense]

2. Emoh Dengan Dana Darurat

Dana darurat sendiri merupakan dana likuid yang disiapkan bila sewaktu-waktu Anda menghadapi musibah atau kepepet perlu uang cepat. Idealnya, dana darurat berisi 3 bulan-6 bulan pengeluaran masing-masing.

Kendati mungkin merasa tidak genting saat ini, namun dana darurat tidak terpisahkan dalam kesehatan finansial. Apalagi, di kala pandemi covid-19 saat ini di mana kondisi ekonomi sangat tidak menentu.[br]

3. Besar Pasak Daripada Tiang

Rem keinginan memang tidak mudah. Apalagi, dengan mudahnya berbelanja daring di zaman digital saat ini. Belum lagi, dorongan tren gaya hidup serta lingkungan yang membuat gaya hidup konsumtif terasa normal.

Perilaku konsumtif sendiri merupakan musuh utama dalam perencanaan keuangan. Banyak millennial yang tidak hanya menghabiskan gajinya untuk berfoya-foya, tapi sampai meminjam untuk memenuhi keinginan sementaranya.

Ketersediaan budget harus jadi prioritas di atas gaya hidup. Bakal sulit memiliki finansial sehat, bila kebiasaan belanja tidak ditahan.

4. Mengikuti Keinginan yang Tak Ada Habisnya

Terkadang sulit untuk membedakan keinginan dan kebutuhan, berbagai macam alasan dibuat untuk memenuhi keinginan. Belum kuatnya pendirian milenial membuat anak muda rentan terjebak dalam pusaran keinginan yang tak ada habisnya.

Memisahkan keinginan dan kebutuhan kian sulit ketika Anda memiliki uang berlebih. Bila tak direm sedini mungkin, di kemudian hari Anda bakal menyesar menghabiskan uang untuk barang-barang yang sebetulnya tidak diperlukan.[adsense]

5. Tidak Punya Tujuan Finansial

Seperti tujuan hidup, Anda disarankan untuk juga memiliki tujuan finansial. Hal ini penting karena keuangan Anda akan terarah mengikuti rencana awal.[br]

Sayangnya, generasi muda sering emoh dengan tujuan finansial dan malah fokus pada keinginan yang kurang penting. Absennya tujuan dalam pengelolaan uang membuat Anda sulit menabung dan lupa dengan apa yang dibutuhkan di masa depan.

6. Tergiur Godaan Kartu Kredit

Sebagian orang setuju kalau penggunaan kartu kredit merupakan musuh terbesar dalam mengelola keuangan. Layanan bayar di belakang kerap membuat Anda berbelanja lebih dari yang diperlukan.[adsense]

Kartu kredit berpotensi membuat rencana keuangan berantakan bila tidak disiplin dengan tujuan menggunakan kartu kredit dan tidak ada rem keinginan.(Cnnindonesia)


Tag:

Berita Terkait

Ekbis

Ketidakadilan Terhadap HRS ‘Cetho Welo-Welo’! Warga NU Apresiasi HNW Minta Hakim MA Wujudkan Keadilan

Ekbis

Data 5 Provinsi Kasus Covid 19 Tertinggi

Ekbis

Brunei Darussalam Negara kaya,Berapa Gaji WNI Yang Bekerja Disana?

Ekbis

Kisah Orang Kaya Indonesia Lahir Di Eks Kandang Ayam

Ekbis

Kisah Kematian Musso,Nasib Tragis Pengkhianat Negara

Ekbis

Partai Gerindra Akan Majukan Prabowo Pada Pilihan Presiden 2024