DUMAI, PESISIRNEWS.COM - Terhitung sejak diberlakukannnya tarif baru gas LPG 12 kilogram (Kg) pada 1 April 2015 lalu, peminat atau pemakai gas dengan tabung berwarna biru tersebut semakin menurun.Dikatakan Pimpinan Agen Gas LPG 12 Kg PT. Nur Sembilan, Badaruzzaman, harga gas LPG yang sebelumnya seharga Rp140.000 tersebut kini sudah mengalami kenaikan sebesar Rp8.000 menjadi Rp148.000, "kenaikan tersebut tentunya memberi dampak yang sangat berarti, seperti semakin menurunnya peminat dan pemakai gas LPG 12 Kg," katanya, Selasa (7/4).Dikatakannya, dikarenakan peminat dan pemakai gas LPG 12 Kg yang semakin menurun, tentunya juga berdampak pada penjualan yang semakin sulit."Dulu sebelum ada kenaikan harga, biasanya perhari kita bisa menjual hingga 350 tabung perharinya bahkan lebih, namun kini dapat terjual sebanyak 200 tabung perharinya saja sudah sangat besar angka penjualannya, bahkan terkadang bisa kurang dari 200 tabung perharinya," jelasnya.Penjualan gas LPG 12 Kg di Kota Dumai yang didominasi oleh konsumen rumah tangga, rumah makan, restourant serta rumah industri lainnya semenjak diberlakukannya tarif baru yang memang dalam 4 bulan terakhir telah mengalami kenaikan sebanyak 3 kali, memicu terjadinya penurunan peminat maupun pemakai gas LPG 12 Kg sebesar 40 persen."Untuk itu diharapkan agar masyarakat khususnya konsumen gas LPG 12 Kg, untuk dapat lebih bersabar menghadapi kondosi seperti ini, dan lebih pandai-pandai dalam berhemat dan mencukup-cukupi penggunaan gas LPG nya," pesan Badaruzzaman.Pantauan di lapangan, semakin menurunnya peminat atau pemakai gas 12 Kg tersebut disinyalir dipicu harga gas LPG 12 Kg yang semakin melambung tinggi, sehingga peminat dan pemakainya lebih banyak yang berpaling pada gas LPG 3 Kg.Namun hal tersebut juga diperkirakan tak akan berlangsung lama, sebab jika memang kabar akan segera terjadinya kenaikan harga gas LPG 3 Kg bagi masyarakat yang tak memiliki kartu subsidi menjadi Rp42.000 hingga Rp45.000 terjadi, tentu akan semakin memberatkan masyarakat Indonesia tak terkecuali Kota Dumai, sehingga jika memang hal tersebut terjadi, diperkirakan para pengguna gas tabung melon tersebut akan kembali berpaling untuk menggunakan gas LPG 12 Kg. (via)