SELATPANJANG, PESISIRNEWS.COM - Meskipun Kabupaten Kepulauan Meranti belum memiliki batu akik khas daerah, namun penggemar batu akik di Meranti seakan sudah menjamur di berbagai plosok daerah yang ada di kepulauan Meranti.Kepala Dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan (DPKP) Kabupaten Kepulauan Meranti, Joko Surianto, mengungkapkan bahwa pihaknya berencana membuka pasar khusus untuk penjualan batu akik yang dipusatkan di Jalan Banglas, Kecamatan Tebingtinggi, Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti.Pasar yanga akan dijadikan pusat penjualan batu akik pada awalnya merupakan pasar yang dulunya dibangun untuk dijadikan pusat penjualan sayur-sayuran, namun karena terbengkalai maka pihaknya akan menjadikan tepat tersebut sebagai pusat perdagangan batu akik. Selain untuk dijadikan pusat perdagangan batu akik, pasar tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan ekomomi masyarakat dan mampu mensejahterakan para pedagang, dengan adanya pusat penjualan batu akik maka diharakan juga mampu mendongkrak pendapatan daerah Pemkab Kepulauan Meranti."Dalam waktu dekat ini, pihaknya akan segera merenovasi bangunan yang akan menjadi pusat batu akik, salah satunya dari mulai malakukan pembenaahan terhddap lantai yang retak, pengecatan, dan selanjutnya dilakukan tata ulang bangunan, demikian diungkap Joko Surianto, Kepala Dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan Kepulauan Meranti, saat ditemui dilokasi, Rabu (1/4/2015).Joko juga menambahkan, " Dengan didirikannya bangunan tersebut, diharapan nantinyaa para pedagang batu akik tidak lagi membuka lapak didepan toko".