Minat Pembeli Emas di Dumai Berkurang

- Rabu, 01 April 2015 19:20 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir042015/pesisirnews_Minat-Pembeli-Emas-di-Dumai-Berkurang.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
DUMAI, PESISIRNEWS.COM - Sudah sejak sepekan terakhir, transaksi ataupun jual beli perhiasan jenis emas kategori 24 karat di pasaran Kota Dumai sedikit melemah, dan harga yang ditawarkan juga mengalami penurunan dibanding harga sebelumnya.Pemilik toko emas Tunas Baru yang berada dipusat perbelanjaan Kota Dumai, Taufik, mengatakan bahwa harga emas 24 karat telah mengalami penurunan sejak sepekan terakhir. Penurunan tersebut dapat dikatakan cukup besar, pasalnya telah mencapai nominal Rp50 ribu/gramnya."Jika sebelumnya harga emas 24 karat ditawarkan dan dipasarkan dengan harga Rp1,27 juta/gramnya, kini telah mengalami penurunan menjadi Rp1,22 juta/gram," katanya, Rabu (1/4/2015).Kenaikan yang terjadi pada emas 24 karat tersebut berbeda dengan harga emas 22 karat yang hingga saat ini masih berada pada posisi stabil yakni senilai Rp380 ribu/gramnya. Akibat dari adanya penurunan harga emas 24 karat tersebut, kata Taufik, kini transaksi jual beli konsumen juga semakin menurun."Yang memang seharusnya, jika harga emas turun masyarakat berbondong-bondong untuk membeli emas sebagai bahan investasi, namun kini semangat dan minat tersebut juga semakin melemah akibat dipicu oleh semakin sulitnya kondisi ekonomi masyarakat Indonesia," paparnya.Namun hal tersebut juga bukan berarti berhenti mendorong masyarakat untuk melakukan pembelian emas. Sebab beberapa pembeli juga mengaku bahwa pembelian emas itu tidak hanya sekadar untuk aksesoris, tapi juga dapat dijadikan sebagai sumber investasi, apalagi emas 24 Karat.Tetapi kembali lagi, lanjut Taufik, menimbang kondisi perekonomian masyarakat Kota Dumai yang terbilang sedikit atapun cukup sulit pada waktu saat ini, apakah harga emas naik atau turun kondisi sama saja."Malah lebih cenderung masyarakat itu menjual emas daripada membeli, hal tersebut tentunya karena dipengaruhi oleh faktor kebutuhan ekonomi. Apalagi kalau akan memasuki tahun ajaran baru atau anak masuk sekolah, disaat-saat seperti itulah tingkat penjualan emas akan sangat meningkat dibanding membeli emas," ungkapnya.Terakhir Taufik menjelaskan, turun naiknya harga emas di pasaran Kota Dumai tersebut tak tergantung pada kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Indonesia, "turun maupun naiknya harga jual emas dipasaran tergantung oleh harga pasaran emas dunia yang saat ini memang sedikit lesu ataupun melemah," tutupnya. (via)


Tag:

Berita Terkait

Ekbis

BBM Normal, Polsek Tempuling tetap Kawal SPBU di Tempuling.

Ekbis

BBM Normal, Polsek Tempuling tetap Kawal SPBU di Tempuling.

Ekbis

BBM Normal, Polsek Tempuling tetap Kawal SPBU di Tempuling.

Ekbis

Guna Memastikan Keamanan dan Kenyamaan Jemaah Haji,Bupati Inhil Herman Mengecek Armada Fery

Ekbis

Pemkab Inhil Belum Masuk Daftar Implementasi 100% BBM Satu Harga Tahap IV

Ekbis

Polres Inhil Ungkap Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Satu Orang Diamankan