RUPAT, PESISIRNEWS.COM – Sisa Hasil Usaha (SHU), Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) Harapan Kita, Desa Pangkalan Nyirih, Kecamatan Rupat, akhir desember 2014 mencapai Rp. 153 juta. Akhir ferbuari 2015 lalu, telah mencapai Rp 10 milyar, dana tersebut diperoleh dari perguliran pemanfaat yang berjumlah 816 orang.Dengan perincian 96% pengembalian dan 4% tunggakan, demikian disampaikan Ketua UED-SP Harapan kita, Desa Pangkalan Nyirih, Hartono, S.Hum saat melakukan Musyawarah Desa Pertanggung jawaban Tahunan (MDPT) Sabtu Siang (14/3/2015).Hartono, S.Hum mengatakan, dana SHU tersebut dipergunakan untuk membeli hadiah dorprize maupun hadiah hiburan bagi pemanfaat yang beruntung pada pelaksanaan MDPT. "Alhamdulillah hadiah utama pada tahun ini adalah 2 unit Kulkas , kemudian hadiah hiburan seperti mesin cuci, kipas angin dan peralatan rumah tangga lainnya juga kita siapkan untuk para pemanfaat. SHU ini merupakan hasil jerih payah bersama pengurus, pemerintah desa dan juga pemanfaat yang ada di desa Pangkalan nyirih ini", tandas Hartono.Selain untuk hadiah, dana SHU juga diperuntukkan bagi sumbangan sosial kepada fakir miskin, ansuransi nasabah yang meninggal dunia, acara MTQ Desa Pangkalan Nyirih dan acara turnamen desa. UED-SP Harapan kita, juga memberikan bantuan sosial bagi masyarakat yang kurang mampu, dari dana SHU yang ada ini, mudah-mudahan manfaatnya dapat dirasakan sebaik mungkin oleh masyarakat kita," tambahnya.Sementara itu, Kepala Desa Pangkalan Nyirih, Hasan Basri, ST dalam kesempatan itu menyampaikan, program UED SP yang digagas Bupati Bengkalis, Herliyan Saleh ini menyentuh lapisan masyarakat paling bawah."Program UED-SP ini sangat kita rasakan betul manfaatnya, karena secara langsung menjangkau masyarakat bawah yang ada di desa-desa, kita tidak perlu lagi meminjam di bank-bank swasta dengan bunga yang besar, cukup berurusan di desa jika ingin mengembangkan usaha masing-masing," ujar Hasan Basri Kades Pangkalan Nyirih juga mengharapkan masyarakat dapat bekerjasama, yakni dengan taat membayar tepat waktu, sehingga dana dapat berputar dengan lancar dan pada tahun depan SHU yang diperoleh jauh lebih besar lagi."Program ini sangat layak dipertahankan, namun tentunya dengan kerjasama masyarakat, jangan ada yang berlama-lama menunggak, harus dengan kesadaran bersama supaya UED-SP kita tidak macet," tutur Hasan Basri, ST. Acara tersebut juga turut dihadiri oleh Kabid Usaha Ekonomi Masyarakat Desa, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Bengkalis, Basma, Koordinator kabupaten UED-SP Bengkalis, Fahtiar, Spesialis Analisis Data kabupaten Bengkalis, Sarwani. S.Sos, Spesialis Analsis Keuangan Nirwati Amd, Koordinator Kecamatan Rupat, Fahrzal, Pendamping Desa, H.Ali Akbar, Kapospol Desa Pangkalan nyirih, Bripka Syafrudin dan para undangan. (Budi)