Kabut Asap di Pekanbaru Semakin Tebal, Sekolah Akan Diliburkan

- Senin, 27 Juli 2015 20:33 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir072015/pesisirnews_Kabut-Asap-di-Pekanbaru-Semakin-Tebal--Sekolah-Akan-Diliburkan.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
ilustrasi
PEKANBARU, PESISIRNEWS.COM - Sejalan dengan semakin memburuknya kualitas udara di Pekanbaru, Walikota Pekanbaru H Firdaus MT menegaskan akan meliburkan anak sekolah khususnya Pendidikan Usia Dini (PAUD) jika ketebalan asap di Pekanbaru semakin parah."Kami akan melihat udara, jika sampai sore ini ketebalan asap semakin parah, maka anak sekolah akan diliburkan besok Selasa," ujar Walikota Pekanbaru Firdaus, usai menggelar upacara HUT Koperasi, Senin (27/7/2015) di Kantor Walikota.Firdaus mengakui, saat ini pihaknya belum bisa mengeluarkan kebijakan untuk meliburkan anak sekolah. Pasalnya, laporan kualitas udara terkait seberapa besar tingkat keparahannya masih belum keluar."Jika setelah kondisi hari ini, kualitas udara semkin memburuk, maka saya akan intruksikan Disdik untuk meliburkan anak sekolah khususnya PAUD dan SD, kalau untuk tingkat SMP/SMA serta perguruan tinggi mereka sudah mulai mengerti kesehatan dan bisa gunakan masker," paparnya.Lebih jauh dikatakan Firdaus, kondisi udara yang saat ini banyak mengandung partikel asap, jika dihirup oleh anak-anak akan sangat berbahaya terhadap pertumbuhan kesehatan dan otak mereka pada 10-15 tahun mendatang."Memang saat ini dampak kabut asap ini baru terlihat sebatas terinfeksinya saluran pernafasan. Namun jangka panjang justru sangat berbahaya bagi otak generasi penerus bangsa. Sekali lagi, kami akan terus lakukan evaluasi kondisi kualitas udara Pekanbaru. Jika semakin memburuk maka anak-anak akan diliburkan," jelasnya.Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Prof Zulfadil sebelumnya menyampaikan hal yang sama, pihaknya belum bisa mengeluarkan kebijakan untuk meliburkan sekolah untuk mengantisipasi dampak kabut asap yang saat ini semakin mengkhawatirkan."Kita Disdik tidak bisa meliburkan sekolah sebelum rekomendari dari pihak Kesehatan keluar. Jika Diskes mengeluarkan rekom yang mengatakan konsisi udara yang tidak baik, maka kita siap untuk meliburkan aktifitas sekolah," ungkapnya.Berdasarkan pengamatan di lapangan, kondisi udara di Pekanbaru semakin memburuk pada Senin (27/7/2015) pagitadi. Dimana papan ISPU menunjukkan kondisi udara tidak sehat, berubah dari kondisi hari sebelumnya yakni pada posisi sedang. Khusus pada pagi hari dengan jarak pandang yang ikut mulai memburuk yakni sekitar 400 meter. (yan)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Pekanbaru dan Sekitarnya Diselimuti Embun Tebal, Penerbangan di Bandara Terganggu

Berita

Gara-gara Asap dari Ban Bekas yang Terbakar, 9000 Warga Dievakuasi

Berita

Bencana Asap bikin Prestasi Siswa di Kota Pekanbaru Turun

Berita

Penanganan Bencana Kabut Asap, Jajaran Polres Rohil Bangun Embung dan Kanal

Berita

Ditunda Akibat Kabut Asap, Tour de Siak 2015 Kembali Digelar 23 November Ini

Berita

Ahmad Syafii Maarif: Bencana Asap Itu Disengaja