DUMAI, PESISRNEWS.COM - Sebanyak 40 siswa SMA YKPP bakal melaksanakan Studi Banding (Stuban) ke Negeri Jiran Malaysia. Keberangkatan siswa SMA YKPP ke Malaysia, dijadwalkan pada tanggal 26 April 2015 hingga 3 Mei mendatang."InsyaAllah 40 siswa tersebut akan berangkat ke negeri tetangga Malaysia pada 26 April hingga 3 Mei 2015 mendatang atau selama seminggu, dan mereka akan didampingi oleh 4 guru pengajar," kata Kepala Sekolah SMA YKPP Dumai, Sulisnur SE.AK, Selasa (7/4/2015).Siswa yang berangkat, lanjutnya, nanti akan melakukan Stuban ke salah satu sekolah di Malaysia yakni Sekolah Menegah Agama (SMA) Persekutuan Labu Seremban Negri Sembilan Malaysia."Selama seminggu nantinya, mereka akan menetap disana, dan siswa kita akan tetap menjalankan proses belajar mengajar seperti biasa, hanya saja dengan cara yang berbeda yakni menyisipkan mereka ke kelas-kelas yang ada disana," kata Sulisnur yang lebih akrab dipanggil dengan sebutan Bunda.Dikatannya, diadakannya studi bansing tersebut bertujuan agar siswa bisa menyerap ilmu, lalu berinteraksi dengan murid-murid yang ada disana, serta merasakan bagaimana proses belajar mengajar yang diterapkan di Malaysia, apakah memiliki persamaan atau justru banyak perbedaan."Siswa yang kita berangkatkan ini dimulai dari siswa kelas 10 hingga siswa kelas 11, dan tentunya mereka telah melalui proses penjaringan," sebut wanita Asal Aceh itu.Oleh karena itu, dia berharap, dengan adanya program stuban yang dilaksanakan tersebut, mudah-mudahan siswa-siswi SMA YKPP yang diberangkatkan dapat mendapatkan berbagai wawasan, bisa berinteraksi antar sesama, dan mampu menyesuaikan diri untuk berbaur."Akan banyak ilmu yang bakal mereka dapatkan melalui Studi Banding ini. Sehingga kedepannya diharapkan siswa yang diberangkatkan nantinya dapat berbagi ilmu dengan siswa lainnya ya g berada disini, sehingga tentunya bisa juga memotivasi mereka agara mampu bersaing menjadi siswa yang terbaik," ungkapnya.Terakhir, dikatakannya, karena ini agenda perdana yang dilakakan oleh SMA YKPP, kedepan wanita dua anak itu menyebutkan bahwa program Study Banding ini akan menjadi sebuah agenda tahunan yang diikuti oleh Siswa."Karena selain dari keinginan sekolah, ternyata minat siswa akan hal ini juga sangat luar biasa," tutupnya. (via)