PEKANBARU-Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru mencatat, konsumsi daging segar masyarakat Pekanbaru saat lebaran berkisar antara 5,4 sampai 8 ton setiap hari.
Kepala Bidang Perdagangan Mas Irba Sulaiman mengatakan, hal ini dihitung dari ketersediaan daging segar di Pekanbaru sejak Ramadan sampai lebaran. "Penghitungan tersebut dilakukan dengan asumsi satu ekor sapi seberat 80 kg per ekor. Artinya, konsumsi mencapai 70-100 ekor sapi per hari sepanjang lebaran," ungkap Irba, kemarin.
Dijelaskan, jumlah tersebut belum dihitung dengan ketersediaan daging segar beku yang sempat didistribusikan oleh pemerintah melalui Bulog. "Kalau daging segar beku, jumlahnya disediakan terakhir mencapai 1,3 ton lebih. Tentunya, dalam hal ini masyarakat menjadi punya pilihan konsumsi," urainya.
Dikatakan, dengan adanya pilihan antara daging segar dengan dengan daging segar beku, turut berdampak pada harga penjualan daging. Biasanya, trend penjualan daging segar jenis daging sapi di pasaran pada saat hari raya mampu mencapai harga Rp. 120.000 per kilogram. "Nah, daging segar beku yang disediakan oleh Bulog dijual dengan harga Rp. 80 per kilogram. Disini, masyarakat jadi punya pilihan dan dengan demikian turut mempengaruhi harga pasar untuk daging segar," tukasnya dikutip fokusriau.com dari tribunpekanbaru[rls/fokusriau.com]