Kasus DBD di Pekanbaru Terus Meningkat, DPRD Ajak Masyarakat Gotong Royong

- Kamis, 24 November 2016 14:11 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir112016/pesisirnews_Kasus-DBD-di-Pekanbaru-Terus-Meningkat--DPRD-Ajak-Masyarakat-Gotong-Royong.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Ilustrasi
PESISIRNEWS.COM, PEKANBARU - Dibanding tahun 2015 lalu, penderita kasus Demam Berdarah Dangue (DBD) di Pekanbaru kian meningkat. Tercatat data Diskes Pekanbaru tahun 2015 penderita DBD ada 502 kasus, satu diantaranya meninggal dunia. Sementara di tahun 2016 tercatat dari Januari hingga minggu ke-2 November sudah ada 843 kasus, 10 di antaranya meninggal dunia. Grafik ini menandakan pendrita kasus DBD meningkat tajam dan signifikan.Menanggapi kondisi terus meningkatnya penderita DBD di Pekanbaru, Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Zainal Arifin SE mengaku, bahwa ada beberapa faktor yang mengakibatkan kasus DBD di Pekanbaru terus meningkat, salah satunya yang sangat mendasar adalah budaya gotong royong masyarakat saat ini sudah mulai terkikis."Padahal yang menjadi penyebab utama warga terserang DBD adalah kebersihan lingkungan. Guna menanggulanginya kita berharap sosialisasi harus gencar dilakukan dari Diskes kebawah," kata Zainal ketika dikonfirmasi di kantor DPRD Pekanbaru, Kamis (24/11/2016).Zainal juga mempertanyakan seperti apa evaluasi yang sudah dilakukan Diskes ketika kasus DBD ini terus meningkat. "Jelas ada progres dalam menanganinya seperti apa mereka berbuat sosialiasi ke bawah. Sudah seharusnya ada program langsung turun ke bawah langsung ke masyarakat," terangnya."Ini yang harus dilakukan terutama dari petugas Jumantik yang harus memaksimalkan sosialisasi pendegahan DBD. Jika tidak maksimal tentu dipertanyakan apakah laporan asal jadi saja," ungkapnya.Ditambahkan, Zainal petugas yang turun ke bawah (warga-red) adalah ujung tombak. Dari Dinas dan Puskesmas harus bekerja memberi penyuluhan ke masyarakat. Artinya semua kerjasama harus berjalan sehingga dapat menekan angka DBD."Kalau Diskes sudah mengetahn sejauh mana dipekerjaan di lapangan bahkan tidak ada hasil perlu cara lain. Hal ini tidak lain dari kesadaran masyarakat soal M3 plus. Mesti ada kerjasama Diskes dan masyakat dan keduanya harus sejalan," pungkasnya. (riki)


Tag:

Berita Terkait

Daerah

Kembali pasien Positif Covid 19 Di Inhil Bertambah 5 orang

Daerah

Curi HP ,JN Dipukuli Hingga Masuk Kerumah Sakit

Daerah

Jumlah Penderita DBD di Pekanbaru Terus Meningkat, Sudah 260 Orang Tumbang

Daerah

Mencegah DBD, PT TPP Fogging Tiga Kecamatan di Inhu

Daerah

Anggota DPRD Pekanbaru Ini Akan Temui Walikota Minta Kadiskes Dicopot

Daerah

Pemprov Programkan Wajib Kelambu untuk Cegah Malaria