Bupati Irwan Inspektur Upacara HKN ke-52 Tahun 2016 : Masyarakat Hidup Sehat Indonesia Kuat

- Kamis, 17 November 2016 20:40 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir112016/pesisirnews_Bupati-Irwan-Inspektur-Upacara-HKN-ke-52-Tahun-2016---Masyarakat-Hidup-Sehat-Indonesia-Kuat-.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
foto : Istimewa
Foto bersama Bupati Kepulauan Meranti bersama sejumlah tenaga kesehatan se-Kepulauan Meranti di halaman Kantor Bupati, Jalan Dorak, Selatpanjang.

SELATPANJANG - Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Drs Irwan, MSi bertindak sebagai inspektur upacara sempena Hari Kesehatan Nasional ke-52 tahun 2016. Dilaksanakan dihalaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Kamis (17/11/16).

Dalam pidato Menteri Kesehatan RI yang dibacakan Bupati, HKN kali ini bertema "masyarakat hidup sehat Indonesia kuat". Kata itu mengandung makna pentingnya kesehatan, oleh karena itu harus dijaga, bergaya hidup sehat dan berpartisipasi aktif dalam jaminan kesehatan nasional. Sehingga terbangun kemandirian masyarakat yang sadar akan kesehatan untuk mencapai Indonesia kuat.

Dijelaskankannya, rencana pembangunan jangka panjang Indonesia 2005-2024, pembangunan kesehatan menuju kearah pengembangan upaya kesehatan dari yang bersifat kuratif bergerak kearah preventif dan promotif sesuai kebutuhan dan tantangan kesehatan saat ini. Seperti tingginya penyakit infeksi, meningkatnya penyebaran penyakit menular, dan munculnya kembali penyakit yang seharusnya sudah teratasi. 

Berdasarkan data Global Burden Of Deases 2010 dan Healt Sector Review 2014 kematian yang disebabkan oleh penyakit tidak menular yaitu strock menduduki peringkat satu. Oleh karena itu, jika budaya dan gaya hidup masyarakat tidak berubah, maka bahaya ini akan terus berlanjut. 

"Hal ini tentu akan mengancam produktifitas SDM, dimana seharusnya usia produktif memberikan kontribusi pembangunan justru tidak produktif karena terganggu penyakit yang disebabkan gaya hidup," kata Irwan.

Dengan begitu, untuk melakukan pencegahan penyakit menular dan tidak menular yang paling efektif adalah tergantung prilaku masyarakat yang didukung oleh kualitas lingkungan. Kemudian  ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan, sumber daya kesehatan yang berkualitas serta dukungan regulasi.

Lebih jauh, dalam rangka penyelenggaraan program Indonesia sehat yang juga berlaku untuk Meranti, Irwan mengatakan, terdapat beberapa Indikator yakni, banyak keluarga yang mengikuti program KB, jumlah ibu yang bersalin menggunakan fasilitas kesehatan, imunisasi bayi, pemberian ASI, jumlah perokok, dan akses sarana air bersih dan penggunaan jamban sehat.

Menyikapi himbauan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan itu, ungkap Bupati Irwan, sejak 5 tahun yang lalu Pemda Meranti telah melakukan pemetaan fasilitas kesehatan. Sejak saat itu seluruh puskesmas yang ada di Meranti kini telah memiliki fasilitas kesehatan sesuai standar. Ditiap desa juga telah dibangun puskesdes, tinggal lagi melakukan penambahan puskesdes di desa-desa yang baru saja dimekarkan. 

Begitu juga dengan layanan ambulans diseluruh Kecamatan telah memilikinya. Bahkan untuk memberikan pelayanan cepat kepada pasien yang dirujuk berobat keluar daerah, Pemda juga menyediakan ambulans yang ditempatkan di Tanjung Buton, Kabupaten Siak. 

"Mudah-mudahan dengan fasilitas yang lengkap ini akan semakin memudahkan masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan, baik darat maupun laut," ujarnya.

Sebelumnya, ambulans laut juga telah dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kepulauan Meranti, dan sudah berjalan dengan sangat efektif. "Dengan penambahan fasilitas ambulans laut ini kita harapkan akan semakin baik pelayanan yang kita berikan," tambahnya.

Adapun rencana jangka pendek kedepan, Pemda Meranti akan memfokuskan pada pembangunan puskesdes di desa pemekaran. Termasuk juga pembangunan laboratorium dan rumah dinas yang diperuntukan untuk petugas kesehatan. 

"Dengan begitu, para perugas kesehatan tinggal lagi meningkatkan kinerja dalam memberikan fasilitas kesehatan," terang Bupati yang berharap tidak adalagi keluhan dari masyarakat terkait tidak adanya petugas kesehatan di puskesmas maupun puskesdes.

Dalam kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan bantuan ambulans oleh Pemda Meranti melalui Dinas Kesehatan sebanyak 6 unit mobil ambulans untuk puskesmas se-Kabupaten Kepulauan Meranti juga dipersiapkan untuk di Pelabuhan Buton, kemudian sebanyak 1 unit pusling (puskesmas keliling) untuk puskemas Selatpanjang, 2 Unit ambulance laut untuk Desa Sungai Tohor dan Belitung.

Selain itu juga diserahkan Dana Alokasi Khusus (DAK) yakni, 2 unit ambulans laut untuk Desa Bandul dan Tanjung Samak, serta 1 Unit mobil Box untuk Dinas Kesehatan. Disamping itu, Bupati juga memberikan penghargaan untuk Desa Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan kepada Desa Sungai Cina, Segomeng, Batang Malas, Mekong, Bantar, Alah Air Timur, Alai Selatan, Desa Bokor, Sungai Tohor dan Dwi Tunggal.

Penghargaan untuk tenaga kesehatan terbaik yakni, Lis Nurwidarsih, Nurmaidah sebagai peringkat I tenaga kesehatan di UPT Puskesmas Kecamatan. Penghargaan puskesmas terbaik yakni UPT Puskesmas Alai. Penghargaan lainnya kategori Program Tanaman Obat Keluarga diberikan kepada UPT Puskesmas Kecamatan Rangsang Barat.(hms/mad)

Berita Terkait

Daerah

H-1 Pembukaan MTQ Riau Ke-44, Bupati Inhil Tinjau Stand Bazar dan Minta Persiapan Dimaksimalkan

Daerah

PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan

Daerah

Bupati Inhil Lepas Ratusan Mahasiswa KKN UNISI, Tekankan Peran Strategis Dukung Penataan Pertanahan

Daerah

Bupati Herman Pimpin Khatam Al-Qur’an Sambut Tahun Baru Islam 1448 H dan Milad ke-61 Kabupaten Inhil

Daerah

Event Wisata Religi dan Istighosah Gema Muharram 1448 H

Daerah

Defisit APBD Riau Mencuat, Projo Riau Desak SF Harianto Jangan Kambing Hitamkan MBG