SELATPANJANG - Mulai Oktober 2016, jalan lingkar kota Selatpanjang, Kecamatan Tebingtinggi, Kepulauan akan segera dibangun. Rencana pembangunan jalan sepanjang lebih kurang 8 kilometer itu akan dibangun melalui kucuran dana Badan Keuangan (Bankeu) Provinsi Riau sebesar Rp 28,3 milyar.Perencanaan program ini akan dilaksanakan setelah Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Drs Said Hasyim meninjau jalan lingkar kota Selatpanjang, Kamis (29/9/2016) kemarin. Ia mengatakan, salah satu yang menjadi program nyata Pemkab Kepulauan Meranti itu dalam fase memperbaiki infrastruktur jalan perkotaan."Jalan lingkar tersebut akan dibangun. Kalau tidak ada halangan, bulan Oktober sudah dikerjakan," sebutnya. Peninjauan didampingi Kabag Adpem Eldy Syahputra, pejabat PU, dan rekanan.Ia menyangkal bahwa peninjauan tersebut bukan semata ingin pencitraan, melainkan untuk memastikan bagaimana kondisi jalannya secra riil agar bisa dibangun. Apalagi jalan di pasar modern ini perlu perhatian serius, sehingga dapat dibangun secara base maupun aspal."Saya mengajak dinas terkait maupun rekanan haruslah dipikirkan secara matang pembangunannya sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat. Yang terpenting sekali, pembangunan jalan lingkar tersebut harus sesuai dengan bestek dan selesai dengan sempurna," harap Said Hasyim.Sama seperti apa yang dikatakan PPTK Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kepulauan Meranti, Tabren. Katanya, ada beberapa jalan lingkar kota Selatpanjang yang dibangun melalui dana Bankeu Riau sebesar Rp 28,3 milyar dengan panjang sekitar lebih kurang 8 KM."Ada beberapa rekanan yang akan mengerjakan jalan tersebut. Nantinya akan di base maupun aspal yang berkualitas. Waktu tinggal 90 hari kalender danmasa kerja sampai target 24 Desember tahun 2016 mendatang," katanya.
Ketika disinggung terkait pembangunan lingkar jalan, memang ada 2 versi pengerjaan yaitu melalui dana Bankeu Riau dan dana alokasi khusus (DAK). Jalan sepanjang 8 KM yang akan dibangun melalui dana Bankeu akan tetap dikerjakan, sedanglkan jalan sepanjang 9 KM melalui dana DAK belum pastikan bisa dikerjakan.
"Kemungkinan melalui dana DAK tidak bisa dikerjakan. Yang penting kita tetap bekerja keras terkait hal tersebut untuk bisa diperjuangkan dan dikerjakan. Tetapi masyarakat jangan sampai pula berharap kalau belum bisa dikerjakan," tandasnya.
(mad)