PEKANBARU, Pesisirnews.com - Rapat paripurna dalam rangka Penyampaian Laporan Reses anggota DPRD Riau, masa sidang 1 (Jauari- april), tahun sidang 2016 ditunda satu jam dikarnakan ketidakhadiran Gubernur Riau dan minimnya kepala SKPD di lingkungan Provinsi Riau.Dalam pembukaan rapat Paripurna tersebut, para anggota dewan yang hadir saat itu melakukan interupsi kepada pimpinan terkait ketidakhadiran pihak-pihak tersebut. Seperti diketahui dari 63 jumlah SKPD yang ada di lingkungan Provinsi Riau, hanya 14 yang tampak hadir dalam rapat paripurna tersebut."Kalau kita menyampaikan ini, tetapi pak Gubernur dan kepala SKPDnya tidak ada. Kita seperti menyampaikan pada diri sendiri," ujar Abdul Wahid saat berada dalam rapat paripurna, Senin (25/07/2016).Hal senada juga disampaikan anggota dewan yang lainnya, Yusuf Sikumbang. Ia mengatakan hampir 2 tahun, lima kali reses untuk menyerap aspirasi masyarakat belum diakomodir sepenuhnya, cuma 1 persen saja aspirasi yang masuk di KUA-PPAS."Saya minta ini harus tegas, kita jangan mengemis terus, kita sudah malu dengan masyarakat, apalagi perjuangan tidak didengar dan diakomodir," papar Yusuf.Menanggapi permintaan anggota DPRD Riau tersebut, pimpinan Rapat Paripuurna DPRD Noviwaldy Jusman memutuskan untuk menunda rapat tersebut higga kepala daerah dan SKPD hadir di dalam sidang."Telah disepakati rapat paripurna ditunda hingga Gubernur dan kepala SKPD hadir dalam ruang sidang, dan Gubernur menyampaikan langsung agenda rapat pada hari ini," tutur Noviwaldy. (rud)