Banyak Warung Maksiat di Kelok Indah Tigabelas Koto Kampar, Ini Kata Bupati

- Rabu, 20 Juli 2016 07:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir072016/pesisirnews_Banyak-Warung-Maksiat-di-Kelok-Indah-Tigabelas-Koto-Kampar--Ini-Kata-Bupati.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
BANGKINANGKOTA - Bupati Kampar, H Jefry Noer menanggapi serius terkait bermunculan Penyakit Masyarakat (Pekat) yang berada wilayah Kabupaten Kampar yakni di daerah Kelok Indah Kecamatan XIII Koto Kampar."Kabupaten Kampar merupakan serambi mekahnya Provinsi Riau, untuk itu kita tidak menginginkan kehadiran mereka (Pekat) ada di wilayah Kabupaten Kampar," tegas Jefry Noer kepada wartawan usai makan siang di RM Am Bangkinang Kota Kabupaten Kampar, Selasa, (19/7/2016).Bupati Kampar menjelaskan, bahwa dalam menindaklanjutinya langkah awal yang akan dilakukan adalah menyerahkan kepada Camat bersama Upika. "Jika Camat bersama Upika tidak mampu mengatasinya maka nanti saya bersama Forkopimda khususnya Sat-Pol PP akan turun dan rumah-rumah mereka yang dipergunakan untuk tempat maksiat serta bangunan yang tidak ada IMB-nya kita minta untuk membongkarnya," ujarnya."Namun jika mereka tidak mau membongkarnya secara baik-baik, maka kita turunkan Tim untuk membongkar rumah yang dijadikan tempat maksiat tersebut," ucap Jefry Noer.Ketika ditanya tentang adanya pemback-upan lokasi tersebut, Bupati Kampar mengatakan bahwa tidak boleh berpikiran negatif terlebih dahulu dan anggap mereka tidak tahu, namun jika ada yang membacking maka tergantung siapa yang membackingnya."Jika yang membackingnya aparat PNS yang di bawah Bupati Kampar pasti akan saya ambil tindakan, jika yang membackingnya kepolisian, kita akan lapor kepada Kapolres termasuk jika dari TNI kita akan lapor kepada atasan masing-masing, namun tidak juga bisa maka kita lapor ke yang lebih tinggi lagi yakni provinsi, tapi saya sangat yakin kapolres saat ini sangat komit jadi kita saja bisa selesai dan tidak perlu sampai ke provinsi," kata Bupati Kampar.Bupati Kampar juga mengatakan bahwa nantinya akan melibatkan unsur-unsur ulama dan tokoh masyarakat. "Karena ini sangat membahayakan generasi muda dan masyarakat," ujarnya.Camat XIII Koto Kampar, Amiruddin mengatakan akan melakukan rapat koordinasi bersama dengan Upika yang melibatkan tokoh masyarakat terlebih dan secepatnya akan turun ke lokasi tersebut."Kita akan segera melakukan pertemuan dengan Upika untuk mengambil langkah-langkah kongkrit terkait permasalahan ini," tuturnya.(rtc)


Tag:

Berita Terkait

Daerah

Polres Kampar Ungkap Kasus Karhutla, Empat Pelaku Diamankan dan 17 Hektare Lahan Terbakar

Daerah

Hotspot Kampar Tinggal Dua Titik, 283 Personel Gabungan Intensifkan Pendinginan Karhutla

Daerah

Menteri LH dan Guru Besar Kehutanan Cek Karhutla di Kampar, Kapolda Paparkan Dashboard Green Policing

Daerah

Songek Tobuan Tanah Mengamuk! Kampar Junior FA Borong Gelar di GAI Zona Riau 2026

Daerah

Kapolda Riau Resmikan SPPG Polres Kampar

Daerah

Kampar Junior FA U-9 Bungkam SSB Mandala 4-0, Juara Festival MU Sumatera Cup!