PESISIRNEWS.COM, PEKANBARU - Untuk meminimalisir aksi coret-coret yang bakal digelar para siswa-siswa pasca pengumuman kelululusan, Disdik Pekanbaru punya solusi.Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru akan menyurati pihak sekolah untuk melakukan langkah-langkah antisipasi yakni dengan menerapkan, saat pengumuman kelulusan, pelajar harus gunakan pakaian muslim atau pakaian melayu."Untuk meminimalisirnya, kita sudah sampaikan kepada pihak sekolah. Jika nanti ditemukan aksi tersebut akan diamankan. Sedangkan untuk konvoi di jalanan, saya minta pihak kepolisian menangkap saja," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, Senin (30/5/2016).Dikatakan Jamal, memang aksi coret-coret tersebut sudah menjadi budaya selama ini, namun hal tersebut tidak dibenarkan. Maka kepada orang tua murid untuk memberi pengertian kepada anaknya agar tidak mencoret seragam. Juga tidak mengizinkan anak-anaknya untuk menggunakan sepeda motor saat pengumuman kelulusan tersebut.Pengumuman kelulusan Ujian Nasional untuk SLTP ini akan dilakukan setelah Bada Asyar pada tanggal 1 Juni 2016 mendatang. (syi)