Akhirnya Impian Anak Desa Melai Terwujud, Sekolah Tak Perlu Bayar Mahal Lagi Setelah...

- Jumat, 20 Mei 2016 10:47 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir052016/pesisirnews_Akhirnya-Impian-Anak-Desa-Melai-Terwujud--Sekolah-Tak-Perlu-Bayar-Mahal-Lagi-Setelah....jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Kepala Disdikbud Kepulauan Meranti, Drs M Arif MM saat meresmikan SMP Kecil Desa Melai menjadi SMP Negeri 3 Rangsang Barat.
RANGSANGBARAT, PESISIRNEWS.COM - Akhirnya keinginan anak Desa Melai Kecamatan Rangsang Barat, Kepulauan Meranti memiliki sekolah yang diimpikannya dapat terwujud. Pasalnya mereka tak perlu membayar mahal lagi untuk sekolah setelah SMP Kecil di desanya berubah status menjadi SMP Negeri 3 Rangsang Barat.

Kamis (19/5/16) pagi tadi, sekitar 30 siswa di sekolah swasta itu langsung menyaksikan sekolahnya diresmikan menjadi status negeri oleh Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi. Namun, karna Bupati tidak bisa hadir, peresmian itu pun diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Kepulauan Meranti, Drs M Arif MM.

Tak ingin ketertinggalan momen itu, ratusan masyarakat juga ikut menyaksikan peresmian sekolah tersebut. Tak pikir tua dan muda, bagi mereka itu sebuah sejarah di desanya karena telah memiliki sekolah tingkat lanjutan pertama (SLTP) berstatus negeri berakses dekat. Karena di sana untuk SLTA yang berstatus negeri lain agak jauh dari desanya.

Apalagi masyarakat menganggap sekolah berstatus swasta itu mahal biayanya. Sehingga anak yang bersekolah di SMP Kecil Desa Melai (sebelum berstatus negeri, red) rata - rata bagi yang mampu saja. Sementara bagi yang tidak mampu banyak terhambat untuk melanjutkannya. "Sekolah ini segera kita naikkan status menjadi negeri karena anggapan masyarakat sekolah swasta itu mahal. Padahal tidak semua sekolah swasta juga mahal. Selain itu di desa ini dan desa sekitarnya sekolah tingkat SLTP negeri agak jauh, sehingga dengan dinegerikannya SMP ini akan memudahkan masyarakat menyekolahkan anaknya," jelas M Arif.

Dia pun menghimbau agar masyarakat menyekolahkan anaknya kesekolah yang terdekat, karena akan lebih menghemat dari biaya. Selain itu orangtua juga bisa memantau perkembangan pendidikan anak.

"Saya harap kepsek, majelis guru dan masyarakat sekitar segera mensosialisasikan sekolah ini kemasyarakat lainnya agar mendaftarkan anaknya masuk sekolah ini," tambah dia.

Terlebih memasuki tahun ajaran baru ini, tambah Arif, pihak sekolah dapat mensosialisasi keberadaan SMP tersebut kesekolah-sekolah dasar yang ada di sekitarnya."Jadi anak-anak desa sekitar bisa sekolah di sini saja," singkat dia.

Dapat disampaikan pula, SMP Negeri Rangsang Barat terdiri dari 3 lokal, yaitu ruang guru, ruang tata usaha, dan ruang sekolah. Saat ini sekolah tersebut sudah didukung  11 tenaga pendidik yang terdiri dari 3 guru PNS dan 5 guru honorer, dan 3 staf tata usaha. (mad)

Berita Terkait

Daerah

H-1 Pembukaan MTQ Riau Ke-44, Bupati Inhil Tinjau Stand Bazar dan Minta Persiapan Dimaksimalkan

Daerah

PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan

Daerah

Bupati Inhil Lepas Ratusan Mahasiswa KKN UNISI, Tekankan Peran Strategis Dukung Penataan Pertanahan

Daerah

Bupati Herman Pimpin Khatam Al-Qur’an Sambut Tahun Baru Islam 1448 H dan Milad ke-61 Kabupaten Inhil

Daerah

Event Wisata Religi dan Istighosah Gema Muharram 1448 H

Daerah

Defisit APBD Riau Mencuat, Projo Riau Desak SF Harianto Jangan Kambing Hitamkan MBG