SELATPANJANG, PESISIRNEWS,COM - Varietas kopi jenis liberika asal Rangsang, Kepulauan Meranti sudah dilepas yang diberi nama Liberoit Komposit Meranti. Karena telah dilakukan penilaian dan direkomendasikan oleh tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Sertifikasi Benih Kementerian Pertanian dan Direktorat Jenderal Perkebunan.
Hal itu juga diungkapkan Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun), Ir Mamun Murod MM MH, Kamis (28/4/16). Katanya, varietas kopi Meranti sudah dilepaskan, artinya secara nasional sudah mendapatkan pengakuan terhadap dua produk asal di Kepulauan Meranti itu.Namun, karena pihaknya (Dishutbun, red) saat ini mengalami keterbatasan anggaran, Ia mengharapkan agar perhatian dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berupaya membantu untuk mengembangkan perkebunan kopi tersebut,
“Tentunya produk ini harus menjadi kebanggaan dari Pemprov, karena sudah diakui produknya. Jadi idealnya, pengembangan produk tersebut juga menjadi tanggung jawab pemprov juga,” harapnya.
Ia juga menginginkan berbagai program untuk mendorong produk perkebunan asal Kepulauan Meranti itu harus dilakukan. Sehingga nantinya kedua produk tersebut dapat membantu untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.
“Jika bisa dikembangkan, maka akan dapat membantu meningkatkan perekonomian. Apalagi dengan kesulitan ekonomi saat ini dan melemahnya sektor migas, tentunya meningkatkan hasil perkebunan bisa menjadi salah satu solusi untuk masalah ekonomi tersebut,” optimisnya.
Untuk diketahui, Liberoit Komposit Meranti disingkat dengan LIM. Ada sebanyak dua jenis kopi yang berasal dari Kepulauan Meranti yakni jenis yang biji kecil atau LIM 1 dan yang memiliki biji besar atau super atau juga LIM 2. (mad)