SELATPANJANG, PESISIRNEWS.COM - Dalam waktu dekat, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kepulauan Meranti akan menyalurkan bantuan kepada Jamaliah, wanita tua asal Pulau Bintan Kepulauan Riau yang terlantar di Selatpanjang. Wanita tiga anak itu hanya hidup sebatang kara, bahkan kondisinya saat ini sangat memprihatinkan.
Sebelum diberi bantuan, pengurus Baznas akan terlebih dahulu menyurvei atau menjenguk kondisi kehidupan Jamaliah. Oleh karena itu, Jum'at (11/3/16) pengurus langsung mengunjungi tempat menerus kehidupannya yang saat ini tinggal di kediaman Suryati (32), di Jalan Bambu Kuning ujung, Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebingtinggi.
"Kedatangan kita ini baru untuk melihat kondisinya, atau bisa dikatakan survei dulu. Setelah ini baru akan kita laporkan ke pengurus," ujar Muhammad Mahfud, salah satu petugas Baznas didampingi rekannya, Muhammad Naufal, usai melihat kondisi Jamaliah.
Ketika ditanya kapan dan dalam bentuk apa yang akan diberikan kepada wanita tua yang terlantar itu, Mahfud mengatakan, pihaknya akan melaporkan terlebih dahulu kondisi yang ada membicarakannya kepada ketua dan sekretaris Baznas Meranti. Sedangkan bantuannya bisa dalam bentuk usaha maupun bantuan hidup yang disalurkan setiap bulan guna memenuhi kebutuhan sehari - harinya.
"Hari ini kita masukkan datanya, dan dibicarakan. Insha Allah dalam 3 hari ini sudah disalurkan. Tapi yang jelas pasti akan dibantu oleh Baznas," kata Mahfud.
Sementara Ketua Baznas Kepulauan Meranti, T Akhrial pihaknya akan terus mengucurkan bantuan kepada yang berhak menerima. Baik itu untuk kebutuhan hidup, bantuan usaha, pendidikan, dan kesehatan maupun bantuan sosial lainnya.
"Untuk masyarakat Meranti agar menyalurkan zakatnya ke Baznas. Sehingga dapat digunakan untuk membantu kebutuhan masyarakat yang membutuhkan, khususnya di Kepulauan Meranti," ajaknya. Semakin banyak yang memberikan zakat, maka semakin banyak yang dibantu," sebutnya lagi.
Dapat disampaikan pula, Jamaliah merupakan wanita yang terlantar di Selatpanjang. Ia berada di Selatpanjang sekitar sejak tahun 1989, dan pada November 2015 lalu diketahui mengalami sakit hingga setengah bagian dari tubuhnya tidak bisa berfungsi.
Menurut Suryati, Ia sebenarnya bukanlah sanak saudara dari Jamaliah. Namun, oleh karena sudah pernah kenal sama Jamaliah, Ia pun sanggup merawatnya dengan merelakan tinggal dirumahnya. (mad)