PESISIRNEWS.COM, RENGAT - Karena tidak masuk skala prioritas, kerjasama Pemerintah Kabupaten Inhu dengan media massa digeser sampai triwulan IV. Penggeseran ini terjadi pada seluruh media yang ada di Inhu. Padahal di tahun-tahun sebelumnya kerjasama antara Pemkab Inhu dengan media selalu lancar bahkan diutamakan.Hini terungkap saat jumpa pres dan rakor antara Pemkab Inhu dengan awak media liputan Inhu yang dilaksanakan di ruang rapat bupati, Selasa (8/3/2016) kemarin, saat tanya jawab antara Pemkab Inhu dengan awak media.Dalam kesempatan tersebut, salah seorang wartawan liputan Inhu JH Samosir meminta agar pemerintah tidak menggeser kerjasama dengan media sampai pada triwulan IV."Menurut saya Pemkab Inhu salah kalau menilai bahwa media tidak sekala proritias, tanpa media pemerintah tidak akan ada kemajuan, salah satu contoh darimana daerah lain tahu kegitan bupati maupun Satker tanpa ada diberitakan," ujarnya."Harapan kami dengan adanya pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar Rp254 miliar ini tidak dijadikan acuan maupun alasan bagi Pemkab Inhu untuk membatalkan ataupun penggeseran kerjasama antara pemerintah dan media," sambungnya.Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Humas Sekretariat Daerah (Setda) Inhu Jawalter Situmorang yang diwakili Kasubag Dokumentasi Bagian Humas Setda Inhu Todi menyampaikan, bahwa Humas tidak memangkas ataupun mempending kegiatan kerjasama media melainkan hanya menggeser saja ke triwulan IV."Tidak ada yang dicoret, hanya digeser saja, sebab APBD Inhu sudah diketok palu, jadi tidak ada lagi pengurangan," tegasnya.Pergeseran kerjasama antara Pemkab Inhu dengan media bukan hanya terjadi terhadap media cetak yang ada di Bagian Humas Setda Inhu saja, juga terjadi di Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Inhu yang mengeluarkan perizinan kerjasama media online.(her)