SELATPANJANG, PESISIRNEWS.COM - Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub drive Bengkalis bersedia menggantikan beras untuk masyarakat miskin (raskin) yang tidak sesuai takaran. Penggantian akan dilakukan saat proses penyaluran pada triwulan kedua yakni, pada bulan Juni mendatang.
Penggantian kekurangan tersebut karena ditemukannya raskin yang disalurkan di Kepulauan Meranti, tepatnya di RT02 RW02 Sidomulyo, Kelurahan Selatpanjang Timur tidak sesuai takaran pada jumlah berat yang tercantum di label karung beras.
Jika seharusnya jatah setiap kepala keluarga (KK) untuk tiga bulan sebanyak 15 kilogram, kali ini rata - rata hanya 13,5 kilogram saja.
Kesanggupan untuk mengganti kekurangan raskin tersebut setelah Kepala Bulog Bengkalis, Yusuf mengutus Kepala Bulog Sub Drive Bengkalis datang ke Selatpanjang untuk menemui dan menjelaskan kepada Camat Tebingtinggi, Asroruddin.
"Mereka (Sub Drive Bengkalis) bersedia akak menggantikan kekurangan raskin tersebut. Penggantian itu akan dilalaikan pada triwulan kedua, yaitu pada bulan bukan Juni mendatang," kata Asrorudin setelah menemui pihak sub drive Bengkalis, Selasa (8/3/16).
Setelah dihitung - hitung, lanjut Asroruddin maka diambil rata - rata pihak Bulog menggantikan kekurangan beras tersebut sebanyak 4 ons. Dimana di Kecamatan Tebingtinggi terdapat sebanyak 12.800 RTS, selebihnya akan tetap dibagikan ke masyarakat yang membutuhkan.
Asroruddin juga menjelaskan bahwa, kekurangan beras tersebut disebabkan penyusutan yang diakibatkan terlalu lama penyimpanannya di gudang. Karena di pulau Jawa sekian lama berada di gudang, setelah itu baru dipindahkan ke gudang Dumai dan terakhir baru di gudang Bengkalis.
"Kekurangan beras ini disebabkan terlalu lama penyimpanannya di gudang. Jadi penyusutan beratnya, karena lamanya di gudang, bukan karena dikurangi," ujarnya.
Untuk itu, kedepan Camat Tebingtinggi itu berharap dengan kejadian ini akan menjadi bahan pertimbangan dan evaluasi agar penyaluran raskin akan lebih baik. Beras di gudang Bulog secara berkala harus diawasi dan dilakukan serangkaian pemeliharaan sesuai standar nasional.
"Kedepan kami akan menempatkan pegawai kami disana untuk melakukan pemantauan sebelum beras itu dikirim ke Selatpanjang," bebernya. (mad)