Disperindag Inhil Sosialisasikan Sistem SRG ke Masyarakat

- Selasa, 16 Februari 2016 17:36 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir022016/pesisirnews_Bupati-Inhil-Sosialisasikan-Sistem-SRG-ke-Masyarakat.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Foto: aziz
Drs. H. Eddiwan Shasby, Kepala Disperindag Inhil, didampingi Sekretaris Tim Percepatan Penerapan Sistem Resi Gudang, Azwar C dan Kabid Perdagangan Disperindag, Raja Teruna
PESISIRNEWS.COM, TEMBILAHAN - Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang merupakan wilayah perkebunan kelapa terluas di Indonesian dan dikenal wilayah hamparan kelapa dunia. Ternyata belum mampu mengangkat perekonomian mayarakatnya yang masih banyak hidup dibawah garis kemiskinan.Kelapa sebagai simbol pohon kehidupan yang sering digaungkan oleh Bupati Inhil HM Wardan, pada kenyataannya belum mampu menghidupi masyarakat Inhil secara layak dan sejahtera.Dalam ekspose, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Inhil Drs H Eddiwan Shasby, menjelaskan bahwa dari luas kebun kelapa Inhil sebanyak 429.110 hektar, saat ini komoditi kopra merupakan komoditi unggulan yang pengelolaannya layak dengan menggunakan Sistem Resi Gudang (SRG)."Sistem Resi Gudang yang akan diterapkan di kabupaten ini diharapkan menjadi solusi ekonomi kerakyatan. Insyaa Allah tahun 2017 ini, Pemkab Inhil akan menggulirkan program Sistem Resi Gudang (SRG) jika SK dan semua ketentuan sudah dipenuhi. Sistem ini dinilai mampu untuk mengstabilkan harga kelapa yang selama ini anjlok," kata Eddiwan, Selasa (16/2/2016).Acara di aula kantor Disperindag tersebut juga dihadiri Sekretaris Tim Percepatan Penerapan Sistem Resi Gudang, Azwar C dan Kabid Perdagangan Disperindag, Raja Teruna.Disamping itu, Sekretaris Tim Percepatan Penerapan Sistem Resi Gudang Azwar C, menyebutkan tahapan rencana penerapan SRG komoditi kelapa oleh Pemda Inhil sudah sampai pada tahapan sosialisasi dan tinggal menunggu surat keputusan (SK) dari pemerintah pusat yaitu menteri Perdagangan.Dalam sosialisasi program pemerintah Inhil ini, lanjut Azwar, telah mendapat dukungan dari masyatakat, terutama dari petani dan pengusaha kelapa.Mendengar terobosan Pemda ini, petani kelapa Inhil yang sudah puluhan tahun menjerit seakan mendapat semangat baru. Jaminan akan stabil dan berimbangnya harga kelapa mengambalikan semangat bagi petani untuk kembali mengelola kebun-kebun mereka yang sudah rusak."Alhamdulillah setelah kita sosialisasikan, SRG mendapat dukungan dari masyarakat, kususnya petani kelapa. Saya melihat semangat masyarakat untuk kembali membudidayakan kebun kelapa tersebut muncul kembali," tutup Azwar. (ziz)Ikuti perkembangan berita ini. Silahkan Klik DISINI / DISINI


Tag:

Berita Terkait

Daerah

Wakil Bupati Inhil Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 88 PNS

Daerah

Bupati Herman Dorong Penguatan Sinergi Pemkab Inhil dan Lapas Tembilahan

Daerah

Pemkab Inhil Tegaskan Nama Bupati dan Pejabat Dicatut dalam Dugaan Penipuan Proyek Rp1,6 Miliar

Daerah

BPBD Kabupaten Indragiri Hilir Catat 80 Titik Hotspot di 9 Kecamatan

Daerah

Bupati Inhil Apresiasi Semangat Sportivitas pada Turnamen Futsal HUT RI ke-81

Daerah

Kapolres Indragiri Hilir Bersama Dandim/0314 Inhil Pimpin Pemadaman dan Pendinginan Hotspot di Gaung,