PESISIRNEWS.COM, MEDAN - Ratusan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (F-SPMI) berunjuk rasa di bundaran SIB air mancur Jalan Gatot Subroto, Medan, mereka dikawal puluhan personil kepolisian dari Polsek Medan Baru.
Dalam orasinya, Toni Rikson Silalahi selaku Kacab FSPMI Medan, meminta agar pemerintah pusat dan pemerintah Provinsi Sumatra Utara memperhatikan nasib buruh.
Satu diantaranya, banyaknya kebijakan pemerintah yang tidak peduli akan nasib buruh dan rakyatnya. Ini dibuktikan dengan kebijakan pemerintah yang membuat perekonomian negera kian melemah meski pemerintah sudah mengeluarkan paket ekonomi, sehingga 7 perusahaan besar harus melakukan PHK massal sehingga mengakibatkan timbulnya pengangguran.
"Kita juga mendesak, agar pemerintah mencabut peraturan pemerintah (PP) 78 Tahun 2015 tentang pengupahan. Jika tidak maka semakin banyak pemberhentian tenaga kerja,sebutnya.
Dalam orasinya, para pendemo juga mendesak agar Pemerintah Provinsi Sumatra Utara, Pemko Medan, Pemkab Deliserdang, dan Serdangbedagai menaikan upah sebesar 25 persen. (Red)