Warga Hampir Saling Bacok Karena Limbah Ternak Babi, Pemkab Inhu Diminta Bertindak

- Jumat, 05 Februari 2016 16:39 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir022016/pesisirnews_Warga-Hampir-Saling-Bacok-Karena-Limbah-Ternak-Babi--Pemkab-Inhu-Diminta-Bertindak--.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Foto: Heri
Perternakan babi di Inhu.
PESISIRNEWS.COM, RENGAT - Sebelum jatuh korban di tengah masyarakat Kelurahan Tanah Merah kecamatan Pasir Penyu, maka Pemkab Inhu diminta segera mencari solusi terhadap perternak babi di kelurahan tersebut.Pasalnya, sudah dua kali antara warga dengan perternak babi terjadi keributan bahkan hari ini, Jumat (5/2/2016), hampir saja terjadi aksi bacok-bacokan antara warga dan peternak babi gara-gara limbah tersebut."Masyarakat minta pemerintah melalui dinas terkait, seperti Dinas Perternakan dan Perikanan dan Satpol PP agar dapat segera ambil langka tegas, karena pertenakan babi tersebut sudah tidak layak lagi berada di tengah-tengah pemukiman padat penduduk seperti saat ini," sebut seorang warga, Prayugo.Bila hal ini tidak kunjung diambil solusinya, kata warga, maka dijamin akan ada korban karena warga sudah sangat resah, sementara peternak juga dinilai tidak bersahabat."Sedangkan tadi saja hampir terjadi bacok-bacokan, bila saja tidak ada yang memisahkan entah jadi apa tadi," tutur warga.Sementara itu, Pj Bupati Inhu H Kasiaruddin SH, saat dikonfirmasi via selulernya mengatakan, pihaknya akan segera perintahkan dinas terkait dan camat untuk segera turun ke lapangan untuk meninjau ke lokasi ternak babi tersebut."Kita berharap warga kelurahan Tanah Merah untuk bersabar dan tahan emosi, jangan sampai terjadi apa yang tidak kita inginkan, tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan," ujarnya.Setelah ini katanya, Pj Bupati akan segera telpon Dinas Perternakan Inhu untuk korcek ke lokasi, setelah itu baru sama-sama dicari solusinya. "Apa perlu dipindah atau ditutup," singkat Pj Bupati Inhu.Terpisah, Ketua RT 01 Boneran saat dikonfirmasi mengatakan, selaku Ketua RT dirinya mengaku sudah berulang kali memberitahu kepada peternak babi tersebut agar segera melakukan solusi agar tidak terjadi konflik di tengah masyarakat."Tapi mereka tidak pernah mengindahkan peringatan saya, jadi bila ada terjadi yang tidak diinginkan itu bukan kewenangan saya lagi," sebut Boneran yang akrab disapa Iran.Masih kata Iran, belum lama ini ia juga sudah ditelpon oleh pihak kabupaten mengenai limbah babi tersebut. "Saya juga berharap pemerintah, Dinas Perternakan, Camat dan Lurah tanggap terhadap pencemaran lingkungan selama ini," jelasnya."Kita juga berharap pemerintah dapat segera mencari solusinya dalam waktu dekat ini sebelum warga kami menjadi korban atau ribut setiap harinya gara-gara limbah," pungkasnya. (her)Cari berita Terkait lainnya. Silahkan Klik DISINI / DISINI


Tag:

Berita Terkait

Daerah

Diapresiasi Presiden Prabowo, Kapolda Riau: Ini Kerja Bersama, Fokus Kami Padamkan Api

Daerah

Bupati Herman Dorong Penguatan Sinergi Pemkab Inhil dan Lapas Tembilahan

Daerah

Pemkab Inhil Tegaskan Nama Bupati dan Pejabat Dicatut dalam Dugaan Penipuan Proyek Rp1,6 Miliar

Daerah

BPBD Kabupaten Indragiri Hilir Catat 80 Titik Hotspot di 9 Kecamatan

Daerah

Bupati Inhil Apresiasi Semangat Sportivitas pada Turnamen Futsal HUT RI ke-81

Daerah

Kapolres Indragiri Hilir Bersama Dandim/0314 Inhil Pimpin Pemadaman dan Pendinginan Hotspot di Gaung,