Walikota Hendri Arnis: Siswa Berkebutuhan Khusus Perlu Perhatian Serius

- Rabu, 03 Februari 2016 06:27 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir022016/pesisirnews_Walikota-Hendri-Arnis--Siswa-Berkebutuhan-Khusus-Perlu-Perhatian-Serius.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Foto: Goriau
Walikota Padang Panjang H. Hendri Arnis bersama anak berkebutuhan khusus.
PESISIRNEWS.COM, PADANG PANJANG - Walikota Padang Panjang H Hendri Arnis, BSBA, Selasa (2/2/2016), mengunjungi Sekolah Pendidikan Luar Biasa (PLB) Asih Putra di Silaing Bawah, Padang Panjang Barat secara tiba-tiba.Kunjungan mendadak ini bermula ketika para guru PLB Asih Putra, menjumpai Wako Hendri Arnis di sebuah warung pinggar jalan menuju PDIKM (Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau).Semula Walikota hanya melihat kondisi kebersihan di kawasan itu. Momen ini dimanfaatkan Ida Herida yang akrab dipanggil Teteh, minta walikota singgah melihat sekolah yang dipimpinnya sejak tahun 2000 lampau.Bersama Teteh ada beberapa guru lainnya, yang minta walikota melihat sekolah mereka, yaitu: Resida, Harleni, Petrihelmi. Terlihat pula Ketua RT 18 Silaing Bawah Asdeni Wati yang juga si pemilik warung.Dalam bincang ringan dengan para guru di Sekolah PLB itu, Hendri Arnis mengatakan, bahwa keinginannya semua masyarakat Padang Panjang mendapatkan hak pendidikan yang sama. Tidak ada perbedaan apakah mereka anak biasa ataupun yang berkebutuhan khsusus.Karena itu walikota menegaskan, pihaknya akan tetap memberikan perhatian serius terhadap sekolah yang ada di Padang Panjang, baik sekolah negeri ataupun sekolah swasta. Termasuk sekolah berkebutuhan khusus, seperti Asih Putra."Jika ada peluang untuk membantu, Pemko akan berikan bantuan sesuai aturan yang berlaku," kata walikota.Sementara itu, Kepala Sekolah PLB Asih Putra, Ida Herida menyebutkan, dirinya memang kerap menghadapi kendala dalam mencari biaya untuk kegiatan proses belajar mengajar 200 siswa di lembaga itu.“Kita di sini selain membuka jalur pendidikan SD, SMP dan SMA juga membuka pendidikan PAUD. Dimana, murid yang belajar di sini berkebutuhan khsusus. Kebanyakan berasal dari masyarakat kurang mampu,” sebut Ida Herida alias Teteh.Teteh menjelaskan, ruangan yang dipergunakan untuk proses belajar mengajar seadanya saja. Hanya dibatasi papan tulis antara ruangan yang satu dengan ruangan lainnya. Kondisinya padat.“Untuk SD berjumlah 69 siswa, SMP 57 siswa, SMA 31 siswa dan PAUD sebanyak 32 siswa. Seluruh pelajar di sini tidak dikenakan biaya. Untuk menutupi gaji guru, kami terpaksa memungut sumbangan dari sejumlah donatur yang tidak mengikat,” sebut Teteh.Terlihat juga beberapa walimurid yang menunggui anak mereka belajar di sekolah itu. Ikut dalam kunjungan tersebut, Anggota DPRD Padang Panjang Desfa Remindo, Kadisdik Desmon, Camat Rudi Suarman dan beberapa anggota rombongan walikota lainnya.Cari berita Terkait lainnya. Silahkan Klik DISINI / DISINISumber: goriau.com


Tag:

Berita Terkait

Daerah

Pemkab Inhil Tegaskan Nama Bupati dan Pejabat Dicatut dalam Dugaan Penipuan Proyek Rp1,6 Miliar

Daerah

Sekda Inhil pimpin upacara Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau

Daerah

HM Yusuf Siad Anggota Komisi II DPRD Inhil Dapat Amanah Membacakan Visi Dan Misi Pada Hari Jadi Provinsi Riau Ke 69

Daerah

Tak Ada Ruang bagi Premanisme! PERADI, TPPA, dan IKADIN Bersatu Kawal Kasus Dugaan Intimidasi terhadap Advokat

Daerah

DPC IKADIN Pekanbaru Kutuk Premanisme, Desak Polda Riau Beri Perlindungan terhadap Advokat

Daerah

Wakil Ketua I DPRD Inhil Hadiri Sosialisasi Pembangunan Pasar Desa Sungai Gantang