PESISIRNEWS.COM, RUPAT - Kondisi jembatan Kayu penghubung Jalan Roro Tanjung Kapal yang rusak dan belum mendapat perhatian dari pemerintah setempat, memaksa warga Kelurahan Tanjung Kapal Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis setiap pekan gotong-royong memperbaiki jembatan agar bisa dilewati dengan nyaman.Berdasarkan keterangan warga sekitar, jembatan yang sudah dibangun sejak puluhan tahun tersebut merupakan satu-satunya akses untuk keluar masuk antar kelurahan dari Pelabuhan Roro Tanjung Kapal"Jembatan ini rusaknya sudah lama namun hingga sekarang belum pernah tersentuh pemerintah untuk mendapat perbaikan," ketus Ilal, salah satu tokoh masyarakat salah seorang warga sekitar.Perbaikan secara manual satu Tau berap kali dalam beberapa bulan tergantung apabila ada kerusakan kata dia terpaksa dilakukan dengan cara Memperbaiki mana yang rusakUntuk membeli material Papan,kayu dan paku yang digunakan buat menutupi lubang di jembatan lanjutnya, warga pun rela menyisihkan uang."Harusnya ini dibuat secara permanen, kalau cuma ditutupi dengan papan dan kayu tak taha lama , terlebih jembatan ini selalu dilintasi banyak kendaraan, karena akses satu-satunya untuk keluar masuk semua desa dan kelurahan se kecamatan Rupat menuju kota dumai melalui Roro Tanjung Kapal. Makanya setiap pekan atau bulan haru diperbaikan dan perbaikan ," ungkapnya.Namun lanjutnya, ia bersama warga lainnya tak mempunyai kemampuan untuk membuat jembatan permanen jembatan yang hanya beralas kayu tersebut, kecuali berharap perhatian dari pemerintah.Dari pantauan wartawan Rabu 27/1/2016 di lapangan, selain lantai jembatan yang berlubang-lubang, pagar jembatan serta kayu yang menjadi lantainya sudah ada yang hilang.,(bud)